Kasus infeksi virus corona telah meningkat dengan cepat di India. Lebih dari 48 ribu kasus tercatat dalam 24 jam terakhir dan total 1,4 juta kasus dengan lebih dari 30 ribu kematian.
- Luthfiatun Nisa
- Senin, 27 Juli 2020 - 09:58 WIB
WowKeren - Perdana Menteri India, Narendra Modi, mengatakan bahwa seluruh masyarakat perlu ekstra waspada terhadap ancaman virus corona (COVID-19). Meski saat ini negara trsebut mencatat rekor jumlah pemulihan pasien dalam sehari, namun penyebaran virus akan terus terjadi. Bahkan Modi menyebut penyebaran COVID-19 di India belum sampai puncaknya.
Dalam siaran radio bulanannya pada Minggu (26/7) waktu setempat, PM Narendra Modi mengatakan penting untuk mempraktikkan jarak sosial dan memakai masker untuk melawan virus. "Bahaya corona masih jauh dari selesai. Di banyak tempat, menyebar cepat," ujarnya.
Kasus infeksi virus corona telah meningkat dengan cepat di negara terpadat kedua di dunia tersebut. Pusat penyebaran COVID-19 di India pun terus berganti di sejumlah titik akibat padatnya populasi penduduk. Lebih dari 48 ribu kasus tercatat dalam 24 jam terakhir dan sejauh ini mencatat total 1,4 juta kasus dan lebih dari 30 ribu kematian.
Sedangkan, pemerintah India mengatakan, 36.145 pasien telah pulih dan dipulangkan dalam 24 jam terakhir pada Minggu (26/7) kemarin. Jumlah tersebut menandai rekor pemulihan terbanyak dalam satu hari. Pada saat yang sama, jumlah tes yang terlah dilakukan dalam satu hari lebih dari 440 ribu.
Dalam beberapa minggu terakhir, infeksi telah menyebar lebih jauh ke pedesaan dan kota-kota kecil. Para ahli mengatakan, jumlah kasus akan meningkat secara signifikan dalam beberapa bulan mendatang karena pengujian meningkat dan bisa memberatkan sistem perawatan kesehatan yang sudah rapuh.
Negara bagian barat Maharashtra adalah yang paling parah terkena dampaknya. Wilayah ini mencatat lebih dari 360 ribu kasus, sekitar 60 persen dilaporkan di ibukota keuangan Mumbai dan kota-kota sekitarnya.
India sendiri telah memberlakukan karantina wilayah secara ketat pada 25 Maret untuk pencegahan penyebaran virus corona. Kondisi ini mematikan bisnis, sekolah, maskapai penerbangan, dan semua layanan yang tidak penting. Banyak dari pembatasan itu telah dilonggarkan dalam beberapa minggu terakhir.
Di sisi lain, sejauh ini India telah melaporkan sebanyak 1,436,019 kasus COVID-19. Dari jumlah tersebut, tercatat ada 32,812 kematian, dengan 12,905 pasien dinyatakan sembuh. Saat ini, ada 918,735 kasus aktif COVID-19 di negara tersebut.
Sedangkan secara global, kasus COVID-19 di seluruh dunia telah menyentuh angka 16,4 juta dengan 652 ribu kematian. Sejauh ini, ada 10 juta pasien yang dikonfirmasi sembuh dengan kasus aktif mencapai angka 5,7 juta pasien.
(wk/luth)