Robert O'Brien Penasihat Keamanan Nasional Trump Dikonfirmasi Positif Terinfeksi COVID-19
Getty Images
Dunia

Tidak diketahui pasti kapan terakhir kali Trump bertemu dengan penasihat keamanan Robert O'Brien. Namun keduanya sempat terlihat bersama di depan publik pada 10 Juli lalu.

WowKeren - Gedung Putih mengonfirmasi bahwa penasihat keamanan nasional Presiden AS Donald Trump, Robert O'Brien, dinyatakan positif terinfeksi virus corona (COVID-19). Saat ini O'Brien mengalami gejala ringan serta telah melakukan karantina mandiri dan tetap bekerja dari rumah.

"Tidak ada risiko tertular dengan presiden atau wakil presiden," tulis pihak Gedung Putih dalam pernyataan resmi pada Senin (27/7) waktu setempat, sebagaimana dilansir dari CNN.

Disebutkan bahwa baru-baru ini O'Brien melakukan perjalanan ke Paris dan melakukan pertemuan dengan sejumlah orang dari prancis, Jerman, Italia, dan Inggris. Sejumlah foto yang dirilis dari perjalanan tersebut menunjukkan O'Brien tidak mengenakan masker atau menjaga jarak sosial sesuai protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona.

Beberapa staf Dewan Keamanan Nasional kepada CNN mengatakan mereka sebelumnya tidak diberi tahu bahwa O'Brien dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Mereka baru mengetahui kabar tersebut dari laporan media.

Sementara itu, tidak diketahui pasti kapan terakhir kali O'Brien bertemu dengan Trump. Namun keduanya sempat terlihat bersama di hadapan publik selama kunjungan rump ke Komando Selatan AS di Miami pada 10 Juli lalu.

O'Brien merupakan sosok pejabat senior Trump yang menambah daftar panjang tokoh di Gedung Putih yang positif terinfeksi COVID-19. Sebelumnya pada Mei lalu, juru bicara Mike Pence, Katie Miller yang merupakan suami penasihat Trump, Stephen Miller juga dinyatakan terinfeksi virus corona.


Sementara pada awal Juli lalu, Kimberly Guilfoyle, kekasih Donald Trump Jr. juga dinyatakan mengidap COVID-19. Beberapa staf kampanye Trump di Tulsa pada Juni lalu juga sempat dinyatakan terinfeksi virus tersebut.

Sebagai informasi tambahan, penyebaran virus corona dilaporkan terus meningkat di 37 dari 50 negara bagian AS dalam beberapa pekan terakhir. Angka penyebaran ini melonjak dua kali lipat, di mana pada awal Juni rata-rata kasus baru harian COVID-19 di AS mencapai lebih dari 20 ribu per hari.

Di akhir Juni, rata-rata kasus baru harian di AS melonjak menjadi 42 ribu kasus, dan melonjak melebihi 50 ribu kasus sejak awal Juli. Negara bagian Florida jadi yang paling banyak mencatatkan kasus baru.

Disebutkan bahwa hotspot baru virus corona mulai ditemukan dan menyebar dengan kecepatan yang mengkhawatirkan. Tren penularan kasus corona di AS terus meningkat seiring dengan Negeri Paman Sam telah memasuki era new normal, di mana pemerintah federal dan negara bagian telah mencabut serangkaian kebijakan pembatasan pergerakan.

Bahkan ahli penyakit menular AS, Anthony Fauci, mengatakan kepada Kongres bahwa penanganan virus corona di Negeri Paman Sam berjalan ke arah yang salah. Fauci bahkan mengatakan bahwa pemerintah belum bisa mengendalikan penularan virus corona di AS.

Bukan hanya itu, Fauci juga memperingatkan bahwa kasus corona baru bisa bertambah dua kali lipat menjadi 100 ribu per hari jika pihak berwenang gagal mengambil langkah yang tepat dan cepat untuk mengendalikan penularan COVID-19.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait