Rizieq Shihab Hingga UAS Disebut Berpeluang Maju Pilpres 2024
Nasional

Kendati demikian, Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, menyebut jika persoalan tokoh bukanlah fokus utama saat ini melainkan soal penghapusan ambang batas pencalonan presiden.

WowKeren - Meski masih jauh ke depan, topik terkait Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 sudah ramai dibahas. Termasuk tentang siapa-siapa yang dinilai mumpuni untuk mencalonkan diri dalam kontestasi tersebut.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyambut baik Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang menjagokan Habib Rizieq Shihab dan juga Ustaz Abdul Somad (UAS). Menurut Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, baik Rizieq maupun UAS sama-sama memiliki peluang untuk maju.

"Para tokoh, baik yang di parpol ataupun ormas punya peluang maju di Pilpres 2024," kata Mardani, Senin (10/80. "Habib Rizieq dan Ustaz Abdul Somad seperti juga para ketua parpol, para menteri dan utamanya para kepala daerah yang sukses punya peluang maju Pilpres 2024."

Kendati demikian, menurutnya persoalan tokoh bukanlah fokus utama saat ini. Menurutnya yang lebih penting adalah menghapus ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold (PT) untuk Pilpres 2024. Sebab menurut para pakar, adanya PT tidak sejalan dengan sistem presidensial yang dianut Indonesia.


"Pendapat saya, bukan orang yang harus kita perjuangkan pada saat ini tapi menurunkan presidential threshold yang utama," tutur Mardani. "Sebagian pakar bahkan mengusulkan menghapus presidential threshold karena bertentangan dengan sistem presidentialism."

Mardani menganggap penghapusan ambang batas ini cukup penting. Sebab jika PT dihapus maka akan memungkinkan banyak pasangan calon (paslon) bermunculan sehingga kompetisi Pilpres akan berjalan sehat.

"Jika kita berhasil menurunkan threshold jadi 5-10% atau menghapusnya, maka kita punya peluang menghadirkan kompetisi yang sehat antar para calon,"ujarnya menjelaskan. "Dan dipastikan lebih dari dua pasang calon yang ini sehat bagi demokrasi."

"Dengan membuka lebih banyak kesempatan pada pasangan calon maka hal itu juga bisa meningkatkan peluang publik mendapatkan presiden yang benar-benar kompeten. "Siapapun yang diajukan pada kompetisi yang sehat akan meningkatkan peluang publik mendapatkan presiden yang merit system dan berkualitas," ucapnya.

PKS, dikatakan Mardani, akan berkomunikasi dengan para tokoh. "Dan akan berusaha untuk memajukan kader PKS," imbuhnya.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts