Ini Kata Jokowi Soal Heboh Isu Reshuffle 18 Menteri Sampai 'Depak' Prabowo dan Nadiem Makarim
Nasional
Ancaman Reshuffle Kabinet Jokowi

Presiden Joko Widodo diisukan akan me-reshuffle Kabinet Indonesia Maju dalam waktu dekat. Namun belakangan sang kepala negara memberikan bantahannya, seperti berikut ini.

WowKeren - Beberapa waktu terakhir beredar kabar yang sangat diantisipasi masyarakat, yakni soal reshuffle menteri di Kabinet Indonesia Maju. Indonesia Police Watch (IPW) mengklaim ada sekitar 18 menteri yang akan diutak-atik posisinya oleh Presiden Joko Widodo, termasuk di antaranya Menteri Pertahanan Prabowo Subianto serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.

Isu itu pun belakangan mendapat bantahan, baik dari pihak Istana maupun Presiden Jokowi sendiri. Bantahan Jokowi ini disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, sesuai pernyataan resmi yang dirilis di laman Sekretariat Kabinet, Sabtu (22/8).

Menurut Pratikno, Jokowi sendiri terkejut dengan isu tersebut dan menegaskan bantahannya. Saat ini jajaran pemerintah sedang fokus bekerja untuk mengatasi pandemi COVID-19 yang sudah menginfeksi lebih dari 150 ribu orang di Indonesia.

"Jadi kita semua terkejut dengan rilis yang mengatakan ada 18 menteri yang akan di-reshuffle. Itu tidak benar, karena hari-hari ini kita konsentrasi luar biasa untuk menghadapi krisis kesehatan dan krisis perekonomian," ujar Pratikno di Jakarta, dilansir dari Tribun News, Senin (24/8).


"Pak Presiden selalu perintahkan kepada menteri untuk fokus bekerja, fokus menyelesaikan krisis," imbuhnya. "Dan fokus membajak momentum krisis ini untuk melakukan lompatan kemajuan di segala bidang."

Keinginan Jokowi agar Indonesia bisa memanfaatkan krisis yang ada di tengah pandemi COVID-19 memang sudah disampaikan lewat Pidato Kenegaraan pada Jumat (14/8) lalu. Jokowi menekankan Indonesia tidak boleh sampai kehilangan momentum demi memajukan Tanah Air di tengah krisis yang menyebabkan dunia bak sedang di-reboot.

"Jadi itu yang sudah disampaikan Pak Presiden kepada saya juga," tegas Pratikno. "Karena saya juga mengonfirmasi perihal ini kepada beliau kemarin."

Sebelumnya Ketua Presidium IPW, Neta S Pane, mengemukakan beberapa menteri yang akan "disenggol" Jokowi lewat bongkar-pasang edisi kali ini. Selain Prabowo dan Nadiem, sosok Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto sampai Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dan mantan Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno juga dikabarkan akan masuk Kabinet Indonesia Maju.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts