Isu Reshuffle Kabinet Muncul Lagi: Prabowo Digeser, Sandiaga-AHY Siap Masuk
Nasional
Ancaman Reshuffle Kabinet Jokowi

Ketua Presidium IPW, Neta S Pane, mendengar selentingan bahwa 11 dari 18 anggota kabinet Jokowi akan diganti dalam waktu dekat. Nama-nama besar seperti Prabowo, Sandiaga, sampai AHY ikut 'disenggol'.

WowKeren - Beberapa waktu lalu Presiden Joko Widodo menegaskan ancaman bakal melakukan reshuffle apabila jajaran menterinya tak bisa bekerja efektif dalam menangani pandemi COVID-19. Namun ancaman itu nyatanya tak ada tindak lanjut hingga akhirnya "terpatahkan" lewat isu yang belum lama ini mencuat.

Kabar reshuffle kabinet ini dibawa oleh Ketua Presidium Indonesia Police Watch (ICW) Neta S Pane. Ia mengaku mendengar selentingan bahwa Jokowi akan melakukan reshuffle setelah pergantian Panglima TNI yang jatuh tak lama lagi, mengingat Marsekal TNI Hadi Tjahjanto akan berusia 57 tahun pada November mendatang.

Lewat berbagai sumber yang didengarnya, Neta menyebut ada sekitar 11 dari 18 anggota kabinet yang akan bergeser. Termasuk di antaranya Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang konon bakal dijadikan Menteri Pertanian.

"Yang jadi pertanyaan menjelang reshuffle kabinet ini adalah, ada apa dengan Program Cadangan Ketahanan Pangan yang dipercayakan Jokowi kepada Prabowo?" ujar Neta, Jumat (21/8). "Apakah ini pertanda pada reshuffle ini Prabowo akan digeser menjadi Menteri Pertanian."


Sedianya posisi Panglima TNI akan diamanahkan kepada KSAD Jenderal Andika Perkasa yang nanti akan ditemani Wakil Panglima. Sedangkan Hadi setelah purna tugas akan diberi amanah sebagai Menteri Pertahanan menggantikan Prabowo, atau Menteri Perhubungan "mendepak" Budi Karya Sumadi.

"Semula pasca digeser dari Panglima TNI, Hadi akan istirahat sebagai Dubes RI di Prancis," beber Neta, dilansir dari Sindo News. "Tapi Jokowi tetap memintanya di Tanah Air untuk masuk ke kabinet."

Lalu akan ada nama-nama baru yang masuk ke Kabinet Indonesia Maju. Mereka seperti Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono sampai mantan Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno. Selain itu, Neta juga memprediksi akan lebih banyak anggota Polri yang ditempatkan di kabinet hasil reshuffle ini.

Beberapa jabatan menteri yang akan diganti seperti Menhub, Menkop UMKM, Menkumham, Menpora, Mendikbud, Menparekraf, Mendag, Menaker, Mensos, Menkominfo, Menkes, Menperin, Menteri BUMN, sampai Menag. PDI Perjuangan juga disebut akan mendapatkan tambahan jatah menteri.

Reshuffle ini disebut-sebut menjadi momentum Jokowi untuk mengevaluasi kinerja jajaran pemerintahannya. "Sehingga diharapkan setelah Desember 2020 hingga ke depan, kinerja pemerintah Jokowi jauh lebih baik lagi dalam menata perekonomian maupun keamanan bangsa Indonesia," pungkas Neta.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts