Klaster Pesantren Banyuwangi ‘Panen’ 89 Kasus Corona Baru, Total 199 Santri Positif
Reuters
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Klaster penyebaran virus corona di Pondok Pesantren Banyuwangi semakin melonjak tajam hingga Jumat (28/8), total sudah ada 199 santri yang positif COVID-19.

WowKeren - Klaster penyebaran virus corona di Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Blokagung Bayuwangi semakin meningkat. Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi melaporkan tambahan kasus COVID-19 baru, dimana 89 santri dinyatakan positif corona.

Dengan tambahan tersebut, total santri positif COVID-19 di Ponpes Darussalam Blokagung berjumlah 199 orang. Kepala Dinkes Banyuwangi dr Widji Lestariono menegaskan jika penanganan virus corona di pondok pesantren tersebut menjadi perhatian utama Satgas Banyuwangi.

Rio menjelaskan pihaknya masih terus melakukan pelacakan dan penanganan sejak kasus adanya laporan pertama santri mengalami gejala COVID-19. Penanganan yang dilakukan merupakan kerja sama antara Kementerian Kesehatan, Pemprov Jatim, Pemkab Banyuwangi, dan jajaran TNI serta kepolisian.

”Setiap hari kami lakukan tracing, pengambilan swab di lokasi pondok sudah kami lakukan tiga kali,” jelas Rio seperti dilansir dari Detik, Jumat (28/8). “Memang konsekuensinya berat, karena pasti akan ada penambahan kasus dalam skala besar.”


”Namun, atas nama kesehatan, santri yang terpapar harus segera diketahui untuk menjamin serta menjaga kesehatan mereka,” sambungnya. “Doakan semoga semua segera pulih.”

Tak sampai disitu, Dinkes Banyuwangi juga langsung membangun mini hospital tiga hari yang lalu. Mini hospital ini diharapkan dapat membantu percepatan penanganan virus corona yang menginfeksi ratusan santri. Adapun fasilitas rumah sakit mini tersebut dilengkapi dengan sarana pemeriksaan yang lengkap untuk menunjang proses pemeriksaan kesehatan santri.

Selain itu, rumah sakit mini ini juga menyediakan tim medis yang selalu siaga setiap hari. Rio menjelaskan jika tim medis untuk menangani santri tersebut didatangkan dari sejumlah Puskesmas yang lokasinya dekat dengan ponpes.

Mereka telah dijadwalkan secara bergantian untuk berjaga di mini hospital. “Setiap hari ada dokter dan perawat yang berjaga di sana. Tentu dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) untuk menjaga keselamatan mereka,” pungkasnya.

Saat ini, total kasus virus corona di Banyuwangi berjumlah 341 kasus termasuk dari pondok pesantren tersebut. Dari jumlah ini, 84 di antaranya sudah sembuh.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts