Bulan Purnama Hingga Hujan Meteor, Ini Jadwal Fenomena Alam Yang Hiasi Langit Pada September
Pixabay
SerbaSerbi

Sejumlah fenomena astronomi dilaporkan astronom akan menghiasi langit di bulan September 2020 ini. Dari bulan purnama hingga meteor, berikut daftar dan jadwalnya.

WowKeren - Sejumlah fenomena astrologi akan mewarnai langit di bulan September 2020 ini. Berbagai peristiwa tersebut bahkan dapat disaksikan secara langsung dengan mata telanjang.

Fenomena langit yang akan terjadi itu dilaporkan mulai dari Bulan Purnama hingga hujan meteor. Berikut merupakan daftar fenomena langit yang akan muncul di bulan September beserta jadwalnya:

1. Hujan Meteor Aurigid: 1 September

Hujan meteor Aurigid akan menjadi fenomena langit pembuka di bulan ini. Berdasarkan laporkan dari Observatorium Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), hujan meteor ini akan terjadi pada Selasa (1/9) di rasi Auriga.

Walau telah mencapai puncak pada 31 Agustus, namun fenomena hujan meteor ini berlangsung mulai 28 Agustus sampai 5 September. Masyarakat bisa menyaksikan fenomena hujan meteor ini secara langsung dengan mata telanjang maupun binokuler sekitar pukul 01.30 WIB sampai matahari terbit.

2. Bulan Purnama: 2 September

Fenomena selanjutnya adalah Bulan Purnama yang bisa dilihat secara langsung dari Bumi. Bulan Purnama yang mencapai 100 persen ini dapat terlihat lebih besar dari biasanya.

Fenomena ini bisa mulai disaksikan sejak Bulan terbit pada pukul 18.09 WIB, lalu mencapai puncak pada pukul 00.31 WIB, hingga terbenam pada pukul 05.42 WIB pada hari berikutnya. Warga dapat menonton Bulan Purnama secara langsung dengan mata telanjang ataupun menggunakan binokular atau teleskop kecil.


3. Puncak Hujan Meteor Epsilon-Perseid: 9 September

Fenomena hujan meteor akan kembali menghiasi langit mulai 5 hingga 21 September mendatang. Hujan meteor yang diberi nama Epsilon-Perseid ini berasal dari debu komet Swift-Tuttle.

Adapun puncak hujan meteor Epsilon-Perseid akan terjadi pada Rabu (9/9). akan terjadi pada 5-21 September, dengan puncak pada 9 September. Lokasi terbaik untuk mengamati fenomena ini adalah Bandung, dimana puncak hujan meteor mulai bisa dilihat sejak pukul 22.05 WIB hingga pukul 05.25 WIB pada pagi hari pada rasi Perseus.

4. Bulan Kuartir Akhir: 10 September

Fenomena langit selanjutnya adalah Bulan Kuartir Akhir. Fenomena ini merupakan fase dimana sudut Matahari-Bumi-Bulan berada sekitar 90 derajat. Waktu terbaik untuk mengamatinya adalah saat Bulan terbit pada pukul 23.24 WIB dan terbenam pada pukul 11.08 WIB.

5. Ekuinoks: 14 September

Fenomena Equinox dapat disaksikan pada tanggal 14 September mendatang. Dalam bahasa latin, Equinox memiliki arti aequus yang berarti sama dan nox yang artinya malam. Equinox sendiri merupakan fenomena dimana durasi waktu siang dan malam sama-sama lamanya.

Fenomena ini terjadi dua kali di tahun ini, yakni pada bulan Maret dan September. Pada bulan Maret, fenomena ini dinamakan Vernal Equinox sedangkan di bulan September disebut Autumnal Equinox.

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait