Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyentil Amerika Serikat soal pengembangan vaksin yang dinilai tidak sesuai dengan prosedur. Gedung Putih langsung memberikan balasannya.
- Ruth Meliana
- Kamis, 03 September 2020 - 11:18 WIB
WowKeren - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberikan peringatan terhadap Amerika Serikat (AS) terkait pengembangan vaksin virus corona. WHO menilai AS mengembangkan vaksin COVID-19 hanya mengejar kecepatan saja tanpa melalui tahapan uji coba panjang yang biasa dilakukan untuk mengembangkan vaksin virus corona.
Dilansir dari The Washington Post, sebelumnya pejabat disana menyatakan jika pemerintahan Presiden Donald Trump akan langsung menyetujui penggunaan vaksin yang telah dikembangkan tanpa melewati seluruh uji coba. Hal ini sebagai bukti jika AS tidak akan bergabung dengan aksi dunia yang kompak mengembangkan dan memproduksi vaksin bersama.
Langkah tersebut diambil AS lantaran merasa tidak setuju dengan keterlibatan WHO dalam menangani pandemi selama ini. Padahal, saat ini sudah ada 172 negara yang terlibat dalam rencana pengembangan vaksin virus corona secara bersama demi memastikan seluruh masyarakat dapat mengaksesnya.
Pihak Gedung Putih merasa tidak terima dengan kritikan WHO dan langsung melayangkan balasan kritikan. Juru Bicara Gedung Putih, Judd Deere menyatakan AS sampai kapanpun akan selalu terbuka melakukan kerja sama dengan negara manapun.
Meski demikian, Deere menegaskan jika AS menolak bekerja sama dalam pengembangan vaksin bersama WHO dan Tiongkok. Menurutnya, WHO dan Tiongkok merupakan sebuah organisasi dan negara yang penuh korup.
”Amerika Serikat akan terus bekerja sama dengan mitra di tingkat internasional guna memastikan kita melawan virus ini bersama-sama,” kata juru bicara Gedung Putih, Judd Deere melalui pernyataan tertulis seperti dilansir dari AP, Rabu (2/9). “Tetapi kami tidak akan dihalangi oleh organisasi multilateral yang korup seperti WHO dan juga Tiongkok.”
Dalam pernyataannya, Deere juga turut menegaskan komitmen Presiden Trump yang siap menggelontorkan biaya berapa pun demi memastikan vaksin COVID-19 disetujui oleh FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan AS). Ia juga yakin AS dapat segera memproduksi vaksin virus corona yang aman bagi warganya dalam waktu dekat.
”Presiden akan mengeluarkan biaya berapapun untuk memastikan calon vaksin baru sesuai dengan standar FDA, khususnya terkait keamanan dan khasiatnya, (dan calon vaksin),” tegas Deere. “Akan diuji coba secara lengkap sehingga dapat menyelamatkan nyawa.”
(wk/lian)