Douching merupakan proses membersihkan vagina menggunakan cairan yang terdiri dari berbagai bahan kimia. Meski sering dianggap baik, ternyata aktivitas ini menyimpan sejumlah bahaya untuk organ kewanitaan seperti berikut ini.
- Sep 3, 2020
WowKeren - Terlalu sering melakukan douching vagina juga dapat memicu terjadinya vaginosis bakterialis. Pendapat ini didasarkan pada sebuah studi tahun 2003 yang dipublikasikan dalam Journal of Obstetrics and Gynaecology. Studi tersebut menyatakan bahwa douching dapat menghilangkan keseimbangan normal bakteri di bagina serta meningkatkan risiko terjadinya vaginosis bakterialis.
Kandungan zat saline atau asam asetat di dalam cairan douching bisa menyebabkan perubahan mikrofloral pada vagina hanya dalam waktu 10 menit. Dan untuk kembali normal, setidaknya dibutuhkan waktu selama 72 jam. Jika kondisi ini berlangsung dalam jangka panjang, pertumbuhan organisme patogen akan meningkat dan menekan bakteri baik yang disebut lactobacillus.
(wk/eval)