Nikita Mirzani Laporkan Sajad Ukra Atas Dugaan Pemalsuan Dokumen
Instagram/nikitamirzanimawardi_17/m
Selebriti

Nikita Mirzani kini melaporkan mantan suami keduanya, Sajad Ukra ke kepolisian atas dugaan pemalsuan dokumen saat ia memperkarakan soal mengganti nama buah hatinya, Azka.

WowKeren - Perseteruan Nikita Mirzani dengan mantan suami keduanya, Sajad Ukra, rupanya masih terus berlanjut. Kali ini Niki melaporkan Sajad ke pihak berwajib atas dugaan pemalsuan dokumen pada Selasa (8/9).

Nikita datang ke kantor polisi dengan pengacaranya, Fahmi. Diterangkan oleh kuasa hukumnya, Sajad disebut telah menggunakan alamat palsu saat memperkarakan soal mengganti nama buah hati dari pernikahannya dengan Niki, Azka.

“Hari ini kita melaporkan dugaan tindakan pemalsuan surat," terang Fahmi seperti dilansir dari tayangan Beepdo. "Ini berawal ada seseorang yang berinisial SU mengajukan permohonan di Pengadilan Negeri Tangerang, dengan alamat yang ada di Banjar Wijaya.”

Saat pertama mengetahui hal tersebut, Fahmi berkomunikasi dengan Niki dan mengecek langsung ke kelurahan. Rupanya pada kelurahana alamat yang tercantum, tidak ada nama Sajad Ukra di sana.


“Saya selanjutnya datang ke kelurahan apakah ada seseorang orang yang bernama Sajad Ukra tinggal di sana," papar Fahmi. "Ternyata ada surat di kelurahan tidak ada seseorang berinisial tersebut.”

Pihak Niki lantas mengkonsultasikan hasil dari kelurahan tersebut ke pihak berwajib. “Dengan hasil tersebut kami datang ke Polres konsultasi apakah ada unsur pidana dengan perbuatan (Sajad) tersebut. Akhirnya kita membuat laporan tindakan pidana pemalsuan,” tambah Fahmi.

Fahmi tak menampik apa yang dilakukan pihaknya lantaran mengetahui Sajad ingin mengganti nama anaknya yang sejak kecil dirawat Nikita ke PN Tangerang. Pasalnya Niki mengaku keberatan anak yang selama ini ia rawat seorang diri tiba-tiba saja diganti namanya.

“Sebetulnya kalau perubahan nama kami melakukan kasasi. Dalam proses perubahan nama ini, dia mencantumkan tempat tinggal di Bandar Wijaya (yang ternyata dari kelurahan tidak ada warganya bernama Sajad Ukra),” terang Fahmi. “Nikita keberatan anak yang dirawat tiba-tiba mau diganti namanya. Kita melaporkan hal ini Alhamdulillah direspon dengan baik.”

Kendati begitu, Niki heran dengan sikap Sajad Ukra yang berniat mengganti nama anak keduanya itu. “Lahir sendiri, sudah gede dilaporkan polisi. Kalian tahu dari brojol sampai besar sendiri, mendingan (laporkan) sekarang aja daripada kecolongan,” pungkas Niki.

(wk/lail)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait