Ini Kata Trump Soal Isu Kepemilikan Rekening Rahasia di Bank Tiongkok
Dunia

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menjawab isu kepemilikan rekening rahasia di bank Tiongkok yang tak dilaporkan ke publik dalam debat kedua capres AS yang digelar Kamis (22/10).

WowKeren - Debat kedua sekaligus terakhir kedua calon Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Joe Biden telah dilaksanakan Kamis (22/10). Dalam kesempatan tersebut, Trump menjawab isu kepemilikan rekening rahasia di bank Tiongkok yang tak dilaporkan ke publik.

Trump membantah tak bersikap transparan dan mengklaim rekening yang dibuka pada 2013 itu terdaftar dan diketahui semua orang. Ia menyebut kepemilikan rekening tersebut adalah hal yang wajar karena dimiliki saat dirinya masih menjadi pebisnis di bidang properti.

"Saya punya banyak rekening bank dan semuanya terdaftar dan tersebar di berbagai tempat, saya adalah seorang pebisnis," katanya saat menjawab moderator, Kristen Welker, dalam debat terakhir yang disiarkan langsung dari Belmort University, Nashville, Kamis (22/10) malam waktu setempat.

Lebih lanjut, Trump menyebut bahwa rekening tersebut telah ditutup pada 2015 silam, sebelum ia mencalonkan diri sebagai capres AS periode pertama . Penutupan rekening ini diklaim Trump sebagai sebuah sikap yang etis.


Sebaliknya, ia menuding rivalnya dalam pilpres AS, Joe Biden, yang melakukan bisnis internasional selama masih menjabat sebagai wakil presiden. "Tidak seperti dia (Biden) yang menjabat sebagai wakil presiden dan melakukan bisnis. Saya lalu memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai presiden dan saya menutup rekening," jelasnya.

Trump juga menuduh Biden dan keluarganya memanfaatkan jabatan dengan memperkaya diri sendiri. Namun Biden membantah hal tersebut.

"Saya tidak pernah mengambil satu sen pun dari sumber asing mana pun dalam hidup saya," bantah Biden. Kemudian, Biden menyerang Trump dengan menyebutkan jika calon presiden petahana itu membayar 50 kali lipat pajak lebih banyak kepada Tiongkok daripada kepada negaranya sendiri.

"Kami mengetahui bahwa Presiden ini membayar 50 kali lipat pajak di Tiongkok (yang dia miliki di AS), memiliki rekening bank rahasia di Tiongkok, berbisnis di Tiongkok dan, sebenarnya berbicara tentang saya mengambil uang?" paparnya. "Saya tidak pernah mengambil satu sen pun dari negara mana pun."

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts