Pil KB dapat memicu peningkatan berat badan karena mengandung kadar estrogen yang tinggi. Untuk menjaga berat badan tetap ideal saat mengkonsumsi pil KB, sebaiknya lakukan delapan tips berikut ini.
- Eva Lestari
- Selasa, 03 November 2020 - 14:32 WIB
WowKeren - Pil KB merupakan salah satu alat kontrasepsi yang biasa dikonsumsi oleh para wanita untuk menunda kehamilan. Sayangnya, pil KB dapat merangsang peningkatan berat badan karena mengandung kadar estrogen yang tinggi yang dapat meningkatkan nafsu makan dan menyebabkan penumpukan cairan di dalam tubuh.
Meskipun tidak semua wanita mengalaminya, sebagian di antaranya merasakan peningkatan berat badan yang signifikan setelah mengkonsumsi pil KB. Apakah Anda juga merasakan efek samping satu ini? Dan apakah Anda merasa kesulitan untuk mengontrol berat badan?
Jika iya, sebaiknya perhatikan artikel berikut ini. Sebab tim WowKeren akan memberikan beberapa tips mencegah peningkatan berat badan saat mengkonsumsi pil KB. Penasaran apa saja itu? Berikut informasi selengkapnya.
(wk/eval)1. Pilih Pil KB yang Sesuai dengan Kondisi Tubuh
Saat ini pil KB yang tersedia sangat beragam dan bervariasi. Mulai dari pil KB yang mengandung levonorgestrel, drospirenon, atau siproteron asetat. Masing-masing memiliki kegunaan dan efek samping tertentu. Pil KB yang mengandung levonosgestrel biasanya digunakan sebagai kontrasepsi darurat dan rentan menyebabkan jerawat.
Berikutnya pil KB yang mengandung siproteron asetat tidak boleh dikonsumsi oleh perokok atau mereka yang berusia di atas 35 tahun. Pasalnya pil KB ini berisiko tinggi bagi kelompok tersebut untuk mengalami serangan jantung. Sedangkan pil KB yang mengandung drospirenon biasanya dipilih untuk menjaga kenaikan berat badan. Pil KB jenis ini dapat mencegah terjadinya penumpukan air dalam tubuh karena bersifat diuretik.
Agar tidak sampai salah pilih, konsultasikan pil KB mana yang paling cocok untuk Anda dengan dokter kandungan. Karena saat ini ada banyak jenis pil KB yang memiliki efek samping lebih ringan namun tetap berfungsi dengan efektif.
2. Atur Pola Makan yang Baik
Agar berat badan tetap ideal meskipun sedang minum pil KB, pastikan untuk selalu menerapkan pola makan sehat. Usahakan untuk selalu mengkonsumsi makanan sehat dan hindari makanan yang tinggi gula atau berlemak.
Batasi asupan karbohidrat olahan seperti nasi putih karena bisa membuat Anda cepat lapar dan ingin makan lagi. Sebagai gantinya, Anda bisa mengkonsumsi berbagai makanan yang kaya serat yang bisa menimbulkan rasa kenyang lebih lama sehingga nafsu makan dapat terkontrol.
3. Perbanyak Konsumsi Air Putih
Meski terkesan klasik, mengkonsumsi air putih adalah cara termudah yang bisa Anda lakukan untuk mengontrol berat badan. Pasalnya air putih dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama, sehingga tidak tergoda untuk ngemil atau makan berat.
Selain itu, mengkonsumsi air putih juga dapat mengurangi penumpukan cairan di dalam tubuh. Untuk menjaga berat badan tetap ideal dan mencegah dehidarsi, sebaiknya konsumsi minimal delapan gelas air putih setiap hari.
4. Sarapan Setiap Pagi
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang rajin sarapan dapat menjaga berat badannya tetap ideal. Sarapan dapat mengontrol rasa lapar, mencegah makan berlebihan di jam makan siang dan mengurangi keinginan untuk ngemil. Dengan begitu, berat badan Anda akan tetap langsing meski sedang mengkonsumsi pil KB.
5. Ganti Camilan yang Lebih Sehat
Karena kandungan di dalam pil KB, Anda mungkin akan terus menerus ingin ngemil tanpa memikirkan akibatnya. Sebagian dari Anda mungkin berpikir bahwa camilan bukan jenis makanan berat yang bisa meningkatkan berat badan secara signifikan. Namun beda ceritanya jika Anda mengkonsumsi camilan yang tinggi gula dan kalori seperti camilan kemasan, soda, gorengan dan jajanan sejenis yang bisa membuat berat badan mudah naik.
Tapi bukan berarti Anda tidak boleh ngemil sama sekali. Pilih camilan yang lebih sehat untuk mengisi perut saat lapar mendera. Misalnya berbagai jenis buah-buahan yang kaya serat, yoghurt, granola bar, kacang almond, kacang mete, buah kering hingga dark chocolate. Dengan mengkonsumsi berbagai camilan tersebut, keinginan ngemil akan terpenuhi dan berat badan Anda tetap ideal.
6. Rutin Berolahraga
Selain menjaga pola makan dan mengkonsumsi camilan sehat, Anda juga harus rutin berolahraga agar berat badan selalu terkontrol. Olahraga dapat membakar kalori, mengontrol nafsu makan serta mengurangi retensi air, sehingga dapat membuat berat badan tetap ideal meski sedang mengkonsumsi pil KB.
Usahakan untuk melakukan olahraga minimal 30 menit setiap harinya. Bila merasa terlalu berat, Anda bisa melakukannya dua hari sekali atau paling lambat satu minggu sekali. Selain itu, sebaiknya kurangi aktivitas fisik yang pasif seperti rebahan di kasur seharian.
7. Pantau Berat Badan
Memantau berat badan secara berkala diperlukan untuk mencegah kenaikan berat badan saat mengkonsumsi pil KB. Lakukan cara ini setidaknya 1-2 minggu sekali untuk mengetahui berapa berat badan Anda saat ini.
Bila perlu, buat catatan khusus yang berisi daftar makanan yang Anda konsumsi beserta jumlah kalorinya. Cara ini sangat berguna untuk mengontrol berat badan dan menentukan jenis makanan mana saja yang sebaiknya dihindari.
8. Istirahat yang Cukup
Kurang tidur dapat memperparah efek peningkatan berat badan saat mengkonsumsi pil KB. Pasalnya kurang tidur dapat meningkatkan kadar hormon ghrelin yang bisa membuat nafsu makan meningkat dan berat badan bertambah. Oleh sebab itu, usahakan untuk istirahat yang cukup selama 7-9 jam setiap harinya agar kesehatan Anda senantiasa terjaga, nafsu makan terkendali dan berat badan terkontrol.
Demikian delapan tips mencegah peningkatan berat badan saat sedang mengkonsumsi pil KB yang telah tim WowKeren rangkum untuk kalian. Simak juga artikel ini untuk mengetahui tips dan cara diet menggunakan air putih. Selain itu, kalian juga bisa menyimak artikel ini untuk mengetahui berbagai tips diet tanpa sayur.