Biden Unggul di Pilpres AS, Putra Donald Trump Serukan 'Perang Total'
Dunia

Seruan putra Donald Trump, Donald Trump Jr., tersebut justru dianggap sebagai tanda kepanikan di kubu Republik atas peluang kemenangan Joe Biden di pilpres ini.

WowKeren - Capres AS dari Partai Demokrat, Joe Biden, diketahui masih unggul dalam penghitungan suara sementara. Menanggapi hal ini, putra tertua capres petahana Donald Trump rupanya tak mau tinggal diam. Donald Trump Jr. dengan tegas menyerukan "perang total".

Melalui akun Twitter miliknya, Donald Trump Jr. menyerukan perang melawan kecurangan yang menurutnya mewarnai pilpres AS 2020. Cuitan tersebut pun dianggap sebagai tanda kepanikan di kubu Trump atas peluang kemenangan Joe Biden di pilpres ini.

"Hal terbaik untuk masa depan Amerika adalah @realDonaldTrump melakukan perang total atas pilpres ini untuk mengungkap semua penipuan, kecurangan, pemilih yang mati/tidak lagi berada di negara bagian itu, telah berlangsung terlalu lama," tulis Trump Jr. di akun Twitter miliknya, tanpa memberikan detail terkait kecurangan apa yang dia maksud.

Biden Unggul di Pilpres AS, Putra Donald Trump Serukan \'Perang Total\'

Source: Twitter/ Donald Trump Jr.

Sebelumnya, Donald Trump sendiri terus mengklaim tanpa bukti bahwa Partai Demokrat mencoba mencurangi Pilpres AS karena penghitungan suara di beberapa wilayah kunci diperpanjang. "Petinggi Demokrat tidak pernah percaya mereka bisa memenangkan pilpres ini," kata Trump dalam jumpa pers di Gedung Putih.


"Sejujurnya, saya sangat percaya hal itu, itulah mengapa mereka mengirimkan surat suara di mana ada korupsi dan penipuan yang luar biasa terjadi," lanjut pria berusia 74 tahun tersebut.

"Itu sebabnya mereka mengirimkan puluhan juta surat suara yang tidak diminta tanpa tindakan verifikasi apa pun. Dan saya sudah memberitahu semua orang bahwa hal ini akan terjadi," tambah Trump.

Trump tidak mendukung klaimnya dengan menguraikan fakta atau detail apapun. Sementara para pejabat negara bagian dan federal juga belum melaporkan ada kasus penipuan pemilih.

Sejauh ini hasil pemungutan suara sudah diumumkan di sejumlah negara bagian. Suara elektoral Biden masih lebih tinggi dibandingkan Trump. Joe Biden meraup 264 suara elektoral, sementara Trump mengantongi 214 suara elektoral.

Pemenang pemilu ditentukan melalui sistem yang disebut electoral college. Masing-masing dari 50 negara bagian, ditambah Washington DC, diberi jumlah suara elektoral dengan total 538 suara. Negara bagian yang lebih padat mendapatkan lebih banyak suara dari perguruan tinggi elektoral daripada yang lebih kecil.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait