BNPB Beri 20 Ribu Masker Untuk Acara Habib Rizieq, Doni Monardo Buka   Suara
Nasional
Skenario New Normal COVID-19

Ketua Panitia Maulid, Haris Ubaidillah, mengungkapkan bahwa Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberi bantuan berupa 10 ribu masker medis, 10 ribu masker kain, dan hand sanitizer.

WowKeren - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan bantuan berupa 20 ribu masker untuk acara peringatan Maulid Nabi dan pernikahan putri Habib Rizieq di markas FPI Petamburan, Jakarta Pusat, pada Sabtu (14/11) malam. Adapun pihak panitia memprediksi jumlah jemaah yang akan hadir dalam acara tersebut mencapai 10 ribu orang.

"BNPB tadi memberikan masker medis 10 ribu dan masker kain 10 ribu, dan hand sanitizer," ungkap Ketua Panitia Maulid, Haris Ubaidillah, pada Sabtu. "Teknis pembagian kita membentuk satgas untuk memberikan masker kepada tamu yang belum pakai masker."

Pihak panitia sendiri terus mengimbau jemaah yang hadir untuk mematuhi protokol kesehatan. Salah satunya adalah dengan tidak bersalaman secara langsung.

"Saya imbau kepada tamu dan jamaah, jaga protokol kesehatan. Cuci tangan bersih-bersih, kedua jaga jarak jangan bersalaman cukup jarak jauh ini bentuk kepedulian dan amanat dari Habib Rizieq Syihab untuk menjaga protokol kesehatan," tegas Haris. "Jamaah wajib pakai masker dan bawa masker cadangan."


Kekinian, Kepala BNPB sekaligus Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Nasional Doni Monardo buka suara terkait bantuan tersebut. "Betul sekali, Satgas COVID-19 pusat memberikan bantuan masker kain dan masker medis kepada satgas yang mengelola atau panitia Maulid Nabi serta panitia perayaan pernikahan putri Habib Rizieq," jelas Doni dalam konferensi pers di kanal YouTube BNPB.

Doni menjelaskan bahwa bantuan masker dan hand sanitizer tersebut bertujuan untuk menegakkan protokol kesehatan dalam acara Habib Rizieq tersebut. Kesempatan tersebut dijadikan momen untuk menjalankan protokol kesehatan bersama-sama di acara yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

"Pemberian bantuan berupa masker dan hand sanitizer kepada panitia, bukan hanya untuk menegakkan protokol kesehatan di lingkungan tersebut," tutur Doni. "Tetapi juga bagian upaya untuk mengajak seluruh komponen yang ada di sekitarnya mau menggunakan masker."

Selain itu, Doni mengaku bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beserta jajarannya. Hal tersebut dilakukan untuk bersama- sama menegakkan peraturan daerah yang mengatur penerapan protokol kesehatan selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts