Jangan Dihadapi dengan Kemarahan, Ini 8 Cara Jitu Menangani Anak yang Malas Belajar
Getty Images/John Slater/Digital Visio
SerbaSerbi

Melihat anak yang malas belajar terkadang membuat orangtua pusing tujuh keliling. Saat ini terjadi, sebaiknya jangan hadapi dengan kemarahan dan lakukan 8 cara jitu ini untuk membuat anak lebih giat belajar.

WowKeren - Belajar merupakan salah satu aktivitas rutin yang dilakukan oleh anak sekolah untuk bekalnya di masa depan. Namun karena berbagai faktor, anak menjadi malas belajar hingga membuat orangtua pusing tujuh keliling. Terlebih di tengah pandemi virus Corona seperti saat ini, di mana sebagian besar anak masih menjalani sekolah online dan tidak mendapat pelajaran secara langsung dari gurunya.

Si kecil cenderung sulit lebih berkonsentrasi dan mudah tergoda dengan aktivitas lainnya seperti rebahan, menonton televisi, bermain ponsel dan masih banyak lagi. Jika kondisi ini terus dibiarkan, tugas yang diberikan oleh guru mereka akan terbengkalai. Akibatnya, para orangtua akan kewalahan untuk mengingatkan dan mengajari mereka di rumah.

Berkaitan dengan hal ini, tim WowKeren akan memberikan beberapa tips menghadapi anak yang sedang malas belajar tanpa memarahinya. Penasaran apa saja itu? Simak informasi selengkapnya dalam artikel berikut ini.

(wk/eval)

1. Kenali Gaya Belajar Anak


Kenali Gaya Belajar Anak
Rawpixel/Teddy Rawpixel

Setiap anak memiliki gaya belajar dan minat yang berbeda-beda. Sebagai orangtua, kita wajib mengetahuinya sebab salah satu penyebab anak malas adalah karena gaya belajar yang kurang pas. Dengan memahami gaya belajar anak, Anda akan menemukan solusi terbaik untuk membuatnya lebih bersemangat dalam belajar.

Ada beberapa macam gaya belajar yang sebaiknya Anda ketahui. Pertama adalah gaya belajar visual yang berfokus pada penglihatan, gaya belajar auditori yang mengedepankan suara serta gaya belajar kinestetik yang merujuk pada gerakan. Ada juga gaya belajar global yang memungkinkan anak memahami secara keseluruhan dengan melihat hal-hal yang tersirat serta gaya belajar analitik yang membuat mereka cenderung menelaah secara terperinci.

2. Jangan Memarahi Anak Saat Malas Belajar


Jangan Memarahi Anak Saat Malas Belajar
Shutterstock

Saat anak malas belajar, tak jarang orangtua akan merasa kesal dan pusing. Namun alih-alih meluapkan emosi di depan mereka, sebaiknya hadapi situasi ini dengan kepala dingin. Usahakan untuk tidak memarahi anak, mengeluarkan kata-kata kasar atau bahkan melakukan kekerasan pada mereka. Pasalnya tindakan ini dapat membuat mereka marah, depresi dan semakin malas belajar.

Alih-alih marah, sebaiknya tunjukkan contoh yang baik pada mereka. Dekati si kecil atau duduk di sebelah mereka sambil membaca buku dan melakukan pekerjaan kantor. Selain itu, hindari aktivitas bermain gadget atau menonton televisi di depan anak saat mereka sedang belajar.

3. Ciptakan Lingkungan Belajar yang Menyenangkan


Ciptakan Lingkungan Belajar yang Menyenangkan
https://www.tamanpintar.co.id/

Tips berikutnya yang bisa Anda lakukan adalah dengan menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan. Agar si kecil lebih giat belajar, Anda bisa memodifikasi suasana belajar menjadi lebih menyenangkan. Cara ini penting dilakukan untuk membangun anggapan bahwa belajar tidak selalu harus serius, berat dan melelahkan.

Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mewujudkan hal ini. Contohnya seperti memodifikasi ruang belajar anak sesuai dengan keinginannya, mengajak ke museum atau pusat edukasi ramah anak hingga membimbingnya belajar melalui permainan. Dengan menciptakan lingkungan dan suasana yang menyenangkan, buah hati Anda tak akan merasa terbebani dan lebih bersemangat untuk belajar.

4. Buat Jam Belajar yang Fleksibel


Buat Jam Belajar yang Fleksibel
Unsplash/Mpho Mojapelo

Terkadang jadwal padat dan suasana yang monoton menjadi salah satu penyebab anak malas belajar. Untuk menghindari hal ini, sebaiknya atur waktu belajar yang fleksibel. Jadwal ini bukan sesuatu yang memberatkan, namun harus mencakup waktu anak untuk belajar, istirahat, bermain dan melakukan kegiatan lainnya. Saat menyusun jadwal tersebut, sebaiknya libatkan si kecil agar dia bisa mengutarakan pendapatnya.

Jika anak terlihat bosan di jam belajar, sebaiknya tanyakan apa kesulitan mereka dan berikan solusi terbaik. Imbau si kecil untuk menuntaskan belajarnya hingga jadwal berakhir agar mereka dapat terbiasa. Selain itu, Anda juga bisa memberikan camilan sehat atau makanan favoritnya agar anak lebih bersemangat kala rasa bosan menghampiri.

5. Bangun Budaya Membaca di Rumah


Bangun Budaya Membaca di Rumah
Unsplash/Jerry Wang

Membaca merupakan salah satu kunci sukses. Karena itulah sebaiknya bangun budaya membaca di rumah Anda. Luangkan waktu untuk membaca bersama anak, misalnya selama 10 menit setiap hari. Anda bisa membacakan buku cerita atau meminta si kecil memilih bahan bacaan yang disukainya agar dia lebih semangat untuk menerapkan budaya ini.

Bila perlu, buatlah target khusus agar anak lebih terbiasa membaca sejak kecil. Misalnya Anda bisa meminta mereka untuk membaca satu buku dalam waktu satu bulan. Jalankan selama beberapa bulan, bila sudah mulai lancar Anda bisa menambah targetnya dengan persetujuan si kecil.

6. Rutin Mengajak Anak Berdiskusi


Rutin Mengajak Anak Berdiskusi
Reuters/Maria Alejandra Cardona

Untuk memantik semangat anak dalam belajar, tak ada salahnya untuk mengajak mereka berdiskusi secara rutin. Tak perlu membahas hal-hal dengan tema berat, namun Anda bisa menanyakan apa kesulitan yang mereka alami kemudian cari solusinya bersama-sama.

Agar lebih bervariasi, ajak anak untuk mengulas pelajaran yang diterimanya dari guru kemudian tanggapi secara positif. Atau Anda juga bisa mengajukan pertanyaan sederhana seperti "Sudah belajar atau belum?" dan "Sudah mengerjakan PR atau belum?" guna menggerakkan anak untuk belajar dengan kemauan sendiri. Meski terkesan sederhana, proses ini penting dilakukan agar anak merasa lebih dihargai dan didengar.

7. Berikan Apresiasi Pada Anak


Berikan Apresiasi Pada Anak
Shutterstock

Untuk mengatasi rasa malas belajar pada anak, Anda juga bisa memberikan apresiasi dan reward kepada mereka. Tunjukkan ketertarikan dan penghargaan pada kemajuan anak dalam belajar, sekecil apapun itu. Misalnya seperti memberi pujian sederhana atau hadiah berupa benda maupun tiket jalan-jalan bersama keluarga.

Sebaliknya jika mereka belum menunjukkan kemajuan dalam belajar, hindari untuk memberikan kritik tajam. Jangan sampai mengeluarkan komentar buruk yang dapat menyakiti hatinya dan berusahalah untuk membimbing dengan memberikan pengertian yang lembut.

8. Jangan Membandingkan Anak


Jangan Membandingkan Anak
Unsplash/Bill Branson

Setiap anak istimewa dan mereka memiliki kelebihannya masing-masing. Terkadang ada anak yang selalu semangat untuk belajar, ada juga yang susah dalam memahami pelajaran. Karena itulah jangan pernah untuk membandingkan anak yang satu dengan yang lain karena tindakan ini justru dapat menjatuhkan mentalnya. Usahakan untuk selalu membimbing mereka dengan cara yang baik dan menyenangkan agar keinginannya untuk belajar tumbuh dengan sendirinya.

Demikian delapan tips menghadapi anak yang malas belajar yang telah tim WowKeren rangkum untuk Anda. Simak juga artikel ini untuk mengetahui beberapa tips jitu mengatasi tantrum pada anak. Selain itu, Anda juga bisa menyimak artikel ini untuk mengetahui beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menjauhkan anak dari rokok.

You can share this post!

Related Posts