Fiersa Besari Beri Tanggapan Bijak Ini Saat Sadar Tak Semua Karyanya Disukai Publik
Selebriti

Fiersa Besari menyadari bahwa tak semua karya yang ia lahirkan disukai banyak orang orang. Oleh karenanya, ia memberikan tanggapan bijak berikut ini terkait hal tersebut.

WowKeren - Nama Fiersa Besari dikenal khalayak ramai lewat karya-karya menakjubkan yang ia lahirkan. Baik itu dalam novel maupun lagu-lagu yang ia ciptakan hingga kemudian kini Fiersa memiliki banyak penggemar.

Banyak yang menyukai Fiersa karena novel yang ditulisnya ataupun lagu-lagunya yang laris manis di pasaran. Sehingga nama Fiersa dikenal sebagai seorang penulis dan musisi.

Meskipun karyanya laris manis, tetapi ada juga orang yang tidak suka hasil karya Fiersa. Alih-alih akan kesal, Fiersa justru menganggap hal tersebut sangatlah wajar mengingat selera masing-masing orang berbeda.

"Ya kita kan nggak bisa berharap seluruh dunia suka sama kita,” kata Fiersa Besari seperti dilansir dari Kapanlagi.com dalam jumpa pers virtual, Selasa (1/12). “Kan ada kutipannya 'kalau seluruh dunia setuju sama kita, ada yang salah sama yang kita lakukan'. Jadi wajar aja kalau kita bikin karya ada yang nggak suka atau kan gak semua harus satu aliran ya."


Pria berusia 36 tahun ini pun mengungkapkan bahwa ia tak selalu ingin dipuji dalam setiap kali menghasilkan karya. Karena bagi Fiersa, karya yang baik harus dikaji terlebih dahulu agar ke depannya bisa menghasilkan karya yang lebih baik lagi.

"Saya selalu percaya kalau karya yang baik itu bukan cuman dipuji aja tapi juga dikaji gitu,” papar Fiersa. “Karena kalau kita liat karya sepuluh, dua puluh tahun lalu, ketika kita suka sama lagu kita dengerin ulang kan bukan karena lagu enak atau nggak tapi kita bisa kaji kenapa selalu bisa didengerin lagi dan lagi."

Apa yang disampaikannya tersebut tak hanya berlaku untuk menghasilkan karya di bidang musik melainkan di bidang yang lain pula. Lantas karya yang menarik untuk dikaji adalah karya yang unik dan menarik.

"Nggak cuma di musik berlaku di bidang karya lain. Bagi saya karya yang baik bukan cuma 'wah ini karyanya enak' tapi bisa ini aneh nih, unik, tapi kenapa bisa unik. Kan bisa berlaku juga, misal saya nggak suka sama karya A bukan berarti saya nggak bisa membedah karya itu kan," pungkas Fiersa.

(wk/lail)

You can share this post!

Related Posts