Ibnu Jamil Ungkap Pesan Terakhir Mendiang Ibunda Ririn Ekawati, Bak Sebuah Isyarat
Selebriti

Ibnu Jamil mendapat pesan terakhir dari mendiang ibunda Ririn Ekawati saat berkunjung ke palu pertengahan November lalu. Ibnu pun berjanji akan menjaga amanat tersebut.

WowKeren - Artis Ririn Ekawati baru saja kehilangan sang ibunda untuk selama-lamanya. Almarhumah Hj. Samsidar Zaid Moga, dikabarkan meninggal dunia di usia 62 tahun pada Rabu (2/12) setelah dinyatakan positif mengidap COVID-19.

Dalam momen duka itu, Ibnu Jamil tampak setia mendampingi Ririn Ekawati. Sebagai kekasih, aktor 38 tahun tersebut juga turut mengurus jenazah Samsidar Zaid Moga.

Jauh sebelum kabar duka ini, Ibnu Jamil ternyata sudah pernah bertemu dengan ibunda Ririn Ekawati. Pertemuannya kala itu bertujuan untuk meminta restu agar bisa menjalin hubungan dengan Ririn Ekawati.

"Kita sempat ke Palu nyamperin mama, Ibnu izin untuk dekat sama aku," kata Ririn Ekawati ditemui di rumahnya, mengutip Suara.com, Kamis (3/12).

Kedatangan Ibnu Jamil ke Palu pertengahan November lalu sebagai tanda keseriusannya dengan Ririn Ekawati. Bintang film "Guru-Guru Gokil" ini menyampaikan niat melamar kekasihnya.

"Saya datang dengan niat baik, memberanikan diri ngomong sama mamanya Ririn dan juga keluarga besar di Palu bahwa saya punya hubungan yang serius sama dia (Ririn)," kata Ibnu Jamil.


Kedatangan Ibnu kala itu mendapat sambutan hangat dari ibunda Ririn. Almarhumah memberikan pesan, seolah isyarat menitipkan sang putri sebelum wafat.

"Mama bilang 'Jagain anak saya baik-baik, jadiin ini yang terakhir buat kalian berdua' udah itu aja," ujar Ibnu Jamil.

Mendapat amanah sekaligus pesan terakhir, Ibnu berjanji akan menjalankan keinginan calon ibu mertuanya itu. Demi membutkikan keseriusannya, Ibnu sudah siap untuk menikahi Ririn secepatnya. Hanya saja untuk saat ini, fokus keduanya pun masih kepada sang ibu yang baru saja wafat.

"Aku berusaha menjalankan sebaik mungkin memang yang sudah ada saja. Apapun kedepannya bismillah," tandas Ririn Ekawati.

Kepergian sang ibunda untuk selama-lamanya tentu meninggalkan luka yang mendalam untuk Ririn. Namun, ia mencoba untuk ikhlas menerima garis takdir yang telah diberikan Tuhan.

Sementara itu, ibunda Ririn sempat dirawat selama tiga hari di rumah sakit sampai masuk ruang ICU. Mengingat sang ibu adalah pasien COVID-19, Ririn Ekawati dan keluarga tak bisa berada di samping Samsidar Zaid Moga. Komunikasi dilakukan melalui video call lewat bantuan tim medis yang merawat ibunda Ririn Ekawati.

Selain virus Corona, Ibunda Ririn ternyata juga memiliki penyakit lain seperti stroke, diabetes, dan kolestrol. Pemakaman almarhumah dilakukan mengikuti protokol kesehatan pasien COVID-19. Ririn dan keluarga pun hanya bisa menyaksikan proses pemakaman dari kejauhan.

(wk/lara)

You can share this post!

Related Posts