Pilkada 2020 Diadakan Di Tengah Pandemi, Intip 7 Tips Ini Agar Tetap Aman Saat Mencoblos
pixabay.com
Health

Pilkada 2020 masih akan tetap diadakan pada 9 Desember mendatang meski pandemi COVID-19 masih berlangsung. Meski telah mendapatkan protokol kesehatan yang ketat, tak ada salahnya para pemilih juga turut menjaga dirinya sendiri.

WowKeren - Pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 masih akan tetap diadakan pada 9 Desember mendatang meski pandemi COVID-19 masih berlangsung. Namun untuk mengantisipasi meluasnya penyebaran virus, pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 13 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Atas PKPU Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Serentak Lanjutan Dalam Kondisi Bencana Nonalam Covid-19.

Selain itu, Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) juga telah mengeluarkan surat kepada daerah untuk melakukan peningkatan kedisiplinan dan protokol kesehatan di daerah yang melaksanakan Pilkada Serentak. Alhasil, beberapa protokol kesehatan telah diterapkan di seluruh TPS untuk pemungutan suara besok.

Meski telah mendapatkan protokol kesehatan yang ketat, enggak ada salahnya para pemilih juga turut menjaga dirinya sendiri. Berikut tim WowKeren rangkum beberapa tips yang bisa kalian lakukan untuk menjaga diri sendiri dari virus COVID-19 saat mencoblos nanti. Yuk disimak!

(wk/putr)

1. Datang Sesuai Dengan Jam Undangan


Datang Sesuai Dengan Jam Undangan
pixabay.com

Sebelum pilkada berlangsung, pemilih nantinya akan mendapat undangan dan diminta hadir di TPS sesuai. Tak hanya itu, terdapat juga jadwal yang tertera pada Surat C-Pemberitahuan yang diterima pemilih. Jadwal pemungutan suara secara umum adalah dimulai pukul 07.00 – 13.00 waktu setempat. Di salah satu kolom Surat C-Pemberitahuan, akan tertera pukul berapa pemilih diminta datang ke TPS.

Peraturan ini diterapkan agar tidak terjadi kerumunan pemilih di TPS, sehingga jaga jarak antar pemilih bisa diterapkan. Datanglah tepat waktu sesuai dengan jadwal, tidak kurang atau lebih. Jika sudah datang dan situasi masih padat, lebih baik tunggu antrian reda daripada harus berdesak-desakan dengan pemilih lain.

2. Gunakan Masker Saat Berada di TPS


Gunakan Masker Saat Berada di TPS
pixabay.com

Saat datang ke TPS, pemilih wajib menggunakan masker. Sebagaimana diketahui, masker menjadi salah satu 'senjata' untuk mencegah penularan virus Corona. Tak hanya pemilih, seluruh petugas TPS juga akan menggunakan masker.

Petugas TPS mengenakan masker selama bertugas, disiapkan masker pengganti sebanyak tiga buah selama bertugas. Pemilih diharapkan membawa masker sendiri dari rumah. Di area TPS hanya disediakan cadangan dalam jumlah terbatas. Pastikan juga masker yang kalian gunakan benar yakni menutupi hidung dan mulut secara keseluruhan.

3. Tetap Patuhi Protokol Kesehatan Yang Berlaku


Tetap Patuhi Protokol Kesehatan Yang Berlaku
pixabay.com

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, pilkada kali ini memberlakukan protokol kesehatan yang super ketat. Ketika pemilih antre di luar maupun saat duduk di dalam TPS diatur jaraknya, minimal 1 meter sehingga tidak terjadi kerumunan. Dilarang bersalaman, terutama antara petugas TPS dengan pemilih, termasuk sesama pemilih.

Akan disediakan perlengkapan cuci tangan portable atau wastafel dengan air mengalir dan sabun di TPS, bagi pemilih sebelum dan sesudah mencoblos. Petugas TPS mengenakan sarung tangan selama bertugas. Selain itu, setiap pemilih disediakan sarung tangan plastik (sekali pakai) di TPS. Setiap pemilih yang akan masuk ke TPS dicek suhu tubuhnya. Jika suhunya di bawah standar, dibolehkan untuk mencoblos di dalam TPS.

4. Bawa 'Alat Tempur' Sendiri


Bawa 'Alat Tempur' Sendiri
pixabay.com

Sebelum memasuki TPS, para pemilih akan menjalani serangkaian protokol kesehatan termasuk cek suhu dan mencuci tangan. Namun ada baiknnya kalian jika kalian membawa hand sanitizersendiri dari rumah agar bisa mencuci tangan setiap selesai menyentuh benda di area TPS.

Selain itu, kalian juga disarankan membawa alat tulis sendiri agar saat harus mengisi formulir ataupun daftar hadir di TPS sehingga tidak perlu berkontak dengan alat tulis yang sudah disentuh banyak orang. Untuk pilkada kali ini, kalian tak perlu mencelupkan jari ke tinta agar penularan tak terulang. Namun sebagai gantinya, petugas akan meneteskan tinta itu ke jari kalian.

5. Hindari Kontak Fisik Dengan Orang Lain


Hindari Kontak Fisik Dengan Orang Lain
pexels.com/Cytonn

Hindari kontak fisik dengan orang lain, termasuk bersalaman. Saat hadir di TPS, pemilih diharapkan menghindari kerumunan atau membuat kerumunan di antara para pemilih atau mengerumuni petugas TPS. Pemilih yang ingin mengikuti jalannya penghitungan suara diharapkan saling menjaga jarak.

Saat hari pencoblosan pun, jumlah pemilih per-TPS dikurangi, dari maksimal 800 orang menjadi maksimal 500 orang. Ketika pemilih antre di luar maupun saat duduk di dalam TPS diatur jaraknya, minimal 1 meter sehingga tidak terjadi kerumunan. Hindari menyentuh barang-barang yang bersifat umum.

6. Segera Lapor Jika Alami Gangguan Kesehatan


Segera Lapor Jika Alami Gangguan Kesehatan
pexels.com/Andrea Piacquadio

Saat pemilih datang ke TPS, petugas akan mengecek suhu tubuh pemilih menggunakan thermo gun. Jika ada gejala sakit seperti batuk, segera lapor ke petugas TPS.

Bukan tanpa alasan, apabila ditemukan ada pemilih yang suhu tubuhnya 37,3 derajat Celsius ke atas, pemilih tersebut langsung diarahkan untuk memilih di bilik suara khusus yang ditutupi oleh plastik. Hal ini bertujuan agar ia tidak bergabung dengan pemilih-pemilih bersuhu normal.

7. Langsung Pulang Dan Bersihkan Diri


Langsung Pulang Dan Bersihkan Diri
pexels.com/jvdm

Usai mencoblos, usahakan langsung pulang dan tak mampir atau pun mengobrol dengan pemilih lain. Kalian juga disarankan untuk segera membersihkan diri agar tak menyebarkan virus di lingkungan rumah. Kalian dianjurkan untuk mandi dari bagian atas terlebih dahulu, lalu turun ke area tubuh bagian bawah secara berurutan. Hal ini akan memungkinkan sabun membersihkan area tubuh secara merata.

Masukkan baju yang digunakan ke mesin cuci dan angan menggantungnya di kamar, apalagi menggunakannya kembali. Pasalnya, pakaian yang kalian kenakan tersebut mungkin saja terdapat virus, bakteri, atau kuman yang menempel dari luar selama bepergian. Jika memungkinkan langsung cuci pakaian tersebut dengan detergen agar kuman dan virus tak semakin menyebar.

Intip juga artikel ini untuk mengetahui beberapa tips melakukan perjalanan jauh dengan si kecil saat pandemi. Kalian juga bisa menyimak artikel ini untuk mengetahui tips menjaga kesehatan lansia di tengah pandemi.

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait