Ketua DPP NasDem Bidang UMKM NIluh Djelantik juga 'menyentil' Gubernur Bali I Wayan Koster dan meminta pihak imigrasi turun tangan menangani turis asing tersebut.
- Bertilia Puteri
- Senin, 14 Desember 2020 - 20:11 WIB
WowKeren - Politisi NasDem asal Bali, Niluh Djelantik, mengecam aksi turis asing yang "membuang" motor ke laut. Dalam video yang dibagikan Niluh, tampak dua orang turis yang mengendarai motor sembari terjun ke laut. Tampak pula motor yang mereka kendarai tenggelam ke bawah laut.
"Motor dipake terjun ke laut. Pikirkan akibatnya. Polusinya," tulis Niluh di akun Instagram-nya. "Kebayang akibatnya kalau ada orang di bawah jembatan pas kalian nyungsep ? Bisa mati anak orang karena kalian."
Selain itu, Niluh juga menyoroti kemungkinan sepeda motor tersebut merupakan kendaraan sewaan. Niluh pun mempertanyakan apakah aksi "membuang" motor ke laut ini tidak dikenai sanksi.
"Belum lagi kalau itu motor sewaan. Motor c70 lagi. Tenggelam begitu saja. Gak kasian sama yang punya ?" lanjut Ketua DPP NasDem Bidang UMKM tersebut. "Buat sampah ke sungai didenda? 'Buang motor' dengan oli dan bensin dll apa tidak perlu ditangkap?"
Tak sampai di situ, Niluh juga "menyentil" Gubernur Bali I Wayan Koster dan meminta pihak imigrasi turun tangan. Niluh menyebutkan bahwa pembuat video tersebut menjual villa di Bali berdasarkan biodata media sosialnya.
"Pak Koster tolong masukannya dong sesuai PERATURAN GUBERNUR BALI NOMOR 47 TAHUN 2019 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS SUMBER," tegas Niluh. "Imigrasi tolong cek orang ini please. Di bionya tertulis jual Villa di Bali. Mudah-mudahan punya izin kerja dan bayar pajak."
Kekinian, pembuat video tersebut telah meminta maaf atas perbuatannya. Sang pembuat video tersebut juga mengklarifikasi bahwa sepeda motor yang "dibuang" ke laut itu bukan merupakan kendaraan sewaan.
Motor tersebut juga diklaim telah diangkat dari laut tak lama setelah video tersebut direkam. Niluh pun mengapresiasi respons pembuat video tersebut, namun ia tetap memberikan peringatan keras.
"Terima kasih atas pesanmu. Saya akan kembali menghubungimu setelah mendapat update dari imigrasi. Ya, motornya telah diangkat. Tapi hukum adalah hukum dan Anda telah melanggarnya," tulis Niluh untuk pembuat video tersebut. "Anda tidak memikirkan dampak ketika membuat video ini. Anda pikir Anda bisa mendapatkan lebih banyak likes dan followers, namun kenyataannya Anda sudah kehilangan 100 ribu followers sejak saya mengunggah aksi Anda yang memalukan."
(wk/Bert)