DKI Jakarta Pecah Rekor Catat 1.899 Kasus Corona Baru Dalam Sehari, Ini Biang Keroknya
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Adapun jumlah kumulatif kasus positif COVID-19 di Ibu Kota kini mencapai 161.519 kasus. Dari jumlah tersebut, 145.066 pasien atau 89,8 persen dari jumlah kasus keseluruhan telah dinyatakan sembuh.

WowKeren - DKI Jakarta mencatat 1.899 kasus positif virus corona (COVID-19) baru pada Sabtu (19/12) hari ini. Angka tersebut merupakan rekor kasus COVID-19 harian baru, setelah sebelumnya DKI mencatatkan 1.690 kasus dalam sehari pada Kamis (17/12) lalu.

Pemprov DKI lantas menjelaskan bahwa angka kasus positif harian ini merupakan akumulasi dari penambahan data yang baru dilaporkan oleh laboratorium Rumah Sakit BUMN dalam tujuh hari terakhir. "Total penambahan kasus positif sebanyak 1.899 kasus, lantaran terdapat akumulasi data sebanyak 703 kasus dari satu laboratorium Rumah Sakit BUMN, tujuh hari terakhir yang baru dilaporkan," jelas Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia.

Melansir situs corona.jakarta.go.id, jumlah kumulatif kasus positif COVID-19 di Ibu Kota kini mencapai 161.519 kasus. Dari jumlah tersebut, 145.066 pasien atau 89,8 persen dari jumlah kasus keseluruhan telah dinyatakan sembuh.

Kemudian 3.068 pasien atau 1,9 persen dari jumlah kasus keseluruhan telah dilaporkan meninggal dunia. Sebanyak 5.273 pasien COVID-19 masih dalam perawatan, dan 8.112 orang menjalani isolasi mandiri.


Sementara itu, penambahan kasus COVID-19 yang terus meningkat di Ibu Kota ini membuat kapasitas di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, hampir penuh. Akibat kondisi ini, Wisma Atlet tidak akan menerima pasien positif COVID-19 yang tidak memiliki gejala (OTG).

Koordinator Dokter Lapangan Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Letkol Laut M Arifin, menjelaskan bahwa kapasitas di semua tower Wisma Atlet hampir penuh. Sedangkan menurut ketentuan, kapasitas masing-masing tower tidak boleh diisi sampai 100 persen.

"Mulai besok Wisma Atlet enggak terima pasien tidak bergejala karena kapasitas hampir penuh semua tower Wisma Atlet," ujarnya di Jakarta, Sabtu. "Kapasitas tower enggak boleh diisi 100 persen."

Saat ini ada sekitar 4.000 pasien yang tengah dirawat di Wisma Atlet. Bahkan RS rujukan ini mencatat jika jumlah pasien bulan Desember yang masuk adalah yang tertinggi sejak pandemi COVID-19 menyerang Indonesia. "Desember ini tertinggi pasien yang masuk sejak pandemi Maret lalu," paparnya.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts