Usai Dibubarkan, FPI Langsung ‘Gercep’ Bangkit Pakai Nama Front Persatuan Islam
Nasional
Polemik Perpanjangan Izin FPI

Front Pembela Islam memang telah resmi dibubarkan Pemerintah Indonesia. Namun, hal itu tidak membuat FPI menghilang dan justru langsung ganti nama baru Front Persatuan Islam. Ini penjelasannya.

WowKeren - Front Pembela Islam (FPI) resmi dibubarkan oleh Pemerintah Indonesia pada Rabu (30/12). Meski telah dibubarkan, FPI rupanya tidak tinggal diam dan pasrah. Sejumlah tokoh di FPI langsung mendeklarasikan nama baru, yakni Front Persatuan Islam.

Hal ini terungkap dalam keterangan resmi yang dirilis FPI. Beberapa tokoh seperti juri bicara FPI Munarman dan Ketua Umum FPI Shabri Lubis menjadi inisiator lahirnya Front Persatuan Islam. Selain keduanya, ada 16 tokoh lain yang sudah menyetujuinya.

FPI lantas menjelaskan maksud deklarasi Front Persatuan Islam. Hal itu dilakukan untuk melanjutkan pergerakan perjuangan membela agama, bangsa, dan negara Indonesia sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945.

”Kepada seluruh pengurus, anggota dan simpatisan Front Pembela Islam di seluruh Indonesia dan mancanegara, untuk menghindari hal-hal yang tidak penting dan benturan dengan rezim dzalim maka dengan ini kami deklarasikan Front Persatuan Islam untuk melanjutkan perjuangan membela Agama, Bangsa, dan Negara sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945,” kata deklarator Front Persatuan Islam, Abu Fihir Alattas dalam keterangan resminya seperti dilansir dari CNNIndonesia, Rabu (30/12).


FPI tidak hanya meresmikan nama baru saja. Melaui surat itu, mereka juga dengan tegas menolak keputusan pemerintah yang membubarkan FPI karena tidak memiliki izin sebagai ormas maupun organisasi.

Abu menilai Keputusan Bersama 6 pimpinan Kementerian/Lembaga Negara yang membubarkan FPI telah melanggar konstitusi dan bertentangan dengan hukum. Pasalnya, secara Keputusan Bersama tersebut tidak memiliki kekuatan hukum baik dari segi legalitas maupun dari segi legitimasi.

”Kami pandang adalah sebagai bentuk pengalihan issue dan obstruction of justice (penghalang-halangan pencarian keadilan) terhadap peristiwa pembunuhan 6 anggota Front Pembela Islam,” tuduh Abu. “Dan bentuk kedzaliman yang nyata terhadap Rakyat.”

Sebagai informasi, total ada 18 nama deklarator yang mendirikan Front Persatuan Islam. Mereka adalah eks Ketua Umum FPI, Ahmad Shabri Lubis dan eks Sekretaris Umum FPI, Munarman. Deklarator lain adalah Awit Mashuri Haris Ubaidillah, Idrus Al Habsyi, Idrus Hasa,n, Ali Alattas, Ali Alattas, I Tuankota Basalamah, Habib Syafiq Alaydrus, Baharuzaman, Amir Ortega, Syahroji, Waluyo, Joko. Lalu terdapat nama Luthfi, Habib Abu Fihir Alattas ,Tb. Abdurrahman Anwar dan Abdul Qadir Aka.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts