WHO Protes Keras Ke Tiongkok Soal Penyelidikan Asal Usul Virus Corona, Kenapa?
AP
Dunia
Pandemi Virus Corona

Sedang menyelidiki asal usul virus corona (COVID-19), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan kekecewaannya kepada Pemerintah Tiongkok. Apa penyebabnya?

WowKeren - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan kecewa dengan sikap Pemerintah Tiongkok terkait penyelidikan asal usul virus corona. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus menjelaskan pemerintah Tiongkok hingga saat ini masih belum menerbitkan izin masuk bagi tim gabungan yang hendak meneliti sumber COVID-19.

Sebagai informasi, WHO memang telah mengerahkan tim investigasi pandemi vrius corona yang telah berangkat ke Tiongkok dari negara masing-masing. Namun, perjalanan mereka terhalang dengan surat izin yang tak kunjung diterbitkan pemerintah Tiongkok. Akibatnya, penyelidikan belum bisa dilakukan.

"Saya mendapatkan informasi para pejabat Tiongkok belum menyetujui izin bagi tim terpadu," kata Tedros seperti dilansir dari Reuters, Rabu (6/1). "Saya sudah mengontak pejabat senior pemerintah Tiongkok dan menyatakan ini adalah misi utama bagi WHO saat ini."

Pernyataan senada juga diutarakan oleh Kepala Darurat WHO, Mike Ryan. Ia mendesak Pemerintah Tiongkok tidak berlama-lama menerbitkan izin bagi tim inspeksi itu. Pasalnya, misi untuk menyelidiki darimana virus corona pertama kali muncul sangat penting.


"Kami meyakini dan berharap hal ini hanya persoalan birokrasi dan logistik yang bisa diselesaikan dengan segera," jelas Ryan. "Kami meyakini hal ini akan selesai dalam beberapa jam."

Seperti yang diketahui, virus corona pertama merebak di Kota Wuhan, Provinsi Hubei Tiongkok pada Desember 2019 silam. Sejak itu, COVID-19 terus menyebar di berbagai negara hingga dinyatakan sebagai pandemi oleh WHO.

Kementerian Kesehatan Tiongkok sempat melaporkan kepada WHO pada Mei 2019 bahwa ada kemungkinan virus corona berasal dari hewan yang kemudian menular kepada manusia. Gagalnya pengendalian virus corona di Tiongkok hingga menjadi pandemi itu sendiri telah memicu kemarahan Amerika Serikat (AS).

AS menuduh Tiongkok sengaja menutupi penyebaran virus corona. WHO dan sejumlah negara pun didesak segera menyelidiki penanganan COVID-19 di Tiongkok yang dinilai tidak terbuka. Namun, tuduhan itu dibantah oleh Tiongkok pada akhir 2019 lalu.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts