Sriwijaya Air Pastikan Penuhi Hak Ahli Waris Korban Jatuhnya SJ-182
Nasional
Sriwijaya Air Hilang Kontak

Sebelumnya, Sriwijaya Air telah mulai menyerahkan santunan kepada ahli waris korban SJ-182 pada Rabu (20/1) lalu. Pemberian santunan tersebut dilakukan di hadapan Presiden Joko Widodo.

WowKeren - Kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada 9 Januari 2021 lalu meninggalkan luka mendalam bagi Indonesia. Manajemen Sriwijaya Air lantas memastikan pihaknya akan memenuhi hak ahli waris para korban.

"Kami akan berkomitmen untuk secepatnya memberikan hak-hak korban," tutur Direktur Utama Sriwijaya Air Jefferson Jauwena dilansir Antara pada Jumat (22/1). Sesuai aturan pemerintah, santunan untuk pihak ahli waris tersebut senilai Rp 1,25 miliar per penumpang.

Selain itu ada tambahan senilai Rp 250 juta sebagai santunan ganti rugi lain-lain, sehingga total santunan yang akan diberika Sriwijaya Air mencapai Rp 1,5 miliar. Jefferson juga menegaskan bahwa pihaknya akan segera melakukan evaluasi internal.

"Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait seperti KNKT dan Perhubungan," ungkap Jefferson. Namun demikian, Jefferson belum menjelaskan secara detail langkah evaluasi internal yang dilakukan karena masih menunggu hasil laporan kecelakaan dari otoritas terkait.


Sebelumnya, Sriwijaya Air telah mulai menyerahkan santunan kepada ahli waris korban SJ-182 pada Rabu (20/1) lalu. Pemberian santunan tersebut dilakukan di hadapan Presiden Joko Widodo.

Selain Sriwijaya Air, PT Jasa Raharja (Persero) juga menyerahkan santunan kepada beberapa korban kecelakaan tersebut senilai Rp 50 juta per penumpang. Sang Presiden pun meminta agar Sriwijaya Air dan Jasa Raharja bisa segera menyelesaikan pemberian santunan kepada seluruh korban kecelakaan pesawat rute Jakarta-Pontianak tersebut.

"Saya mengucapkan terima kasih atas santunan ini dan segera diselesaikan keseluruhan korban dan penumpang. Saya juga ingin menyampaikan duka cita yg mendalam kepada keluarga, semoga diberikan keikhlasan dan kesabaran," kata Jokowi. "Saya minta agar ditindaklanjuti, terutama pemeriksaan dan pengawasan terhadap pesawat-pesawat yang akan terbang demi keselamatan masyarakat dan penumpang."

Di sisi lain, tim gabungan telah resmi resmi menutup operasi SAR Sriwijaya Air SJ182 pada Kamis (21/1) kemarin. Upacara tabur bunga yang dihadiri oleh sejumlah perwakilan keluarga pun digelar di atas KRI Semarang pada Jumat (22/1).

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts