Kirim Dimas ke Kalimantan Selatan, Raffi Ahmad: Pengin Ikut Tapi Takut Salah Diartikan
Instagram/raffinagita1717
Selebriti

Raffi Ahmad sempat memicu amarah publik lantaran pergi ke pesta usai di vaksin Covid-19. Namun melihat bencana banjir yang menerjang Kalimantan Selatan, membuat Raffi Ahmad akhirnya mengirim Dimas untuk melakukan misi kemanusiaan tersebut.

WowKeren - Raffi Ahmad berusaha tetap positif meski sempat dihujat karena menghadiri pesta usai divaksin. Ia kini fokus pada kegiatannya membantu korban bencana di Kalimantan Selatan.

Sabtu (23/1), akun Instagram resmi, @raffinagita1717, membagikan gambar seperti sedang berada di salah satu bandar udara. Terlihat Nagita Slavina, Raffi Ahmad, Dimas, dan satu orang rekannya foto berjejer. Terbaca spanduk yang di bawanya bertuliskan "Kalimantan Selatan. Spanduk tersebut seolah menyiratkan keempatnya akan melakukan tugas kemanusiaan.

Rupanya hanya Dimas saja yang berangkat ke Kalimantan Selatan. Melalui unggahan tersebut Raffi mengabarkan bahwa pria yang disebut dengan kembarannya itu akan terbang menuju lokasi bencana.

"Bismillah untuk niat baik Insyallah bisa tersampaikan dengan baik," tulis sulung dari tiga bersaudara ini. "Alhamdulillah Ya Allah."


Lebih lanjut Raffi menuliskan alasannya tidak bisa ikut terbang ke Kalimantan Selatan. "Aku ga ikut karena takutnya sampai ditujuan kondisi ramai nanti orang salah mengartikan lagi malah di sebut mengundang keramaian/kerumunan 😅," lanjut Raffi.

Raffi tak ingin kembali terseret kasus pelanggaran prokes. Tak lupa, Raffi juga berpesan untuk masyarakat Indonesia agar tetap bisa saling tolong menolong dalam keadaan apapun.

"Keadaan apapun kita harus saling tolong menolong bukan saling jatuh menjatuhkan 🙏❤️," pungkas Raffi. "Terimakasih untuk selalu menginspirasi ⭐️Tetap semangat Guys .... 😇💪 Insyallah Donasi bantuan sampai pada tujuan kepada yang membutuhkan ... Amiinnnnn YRA."

Sebelumnya, Raffi mendapat teguran dari pihak istana setelah menghadiri pesta ulang tahun ayah Sean Gelael, Ricardo Gelael, pada 13 Januari. "Sudah dinasihati diingatkan kembali oleh tim komunikasi Covid-19, agar menaati prokes," ujar Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono pada awak media, 14 Januari.

Tak hanya itu, Raffi juga dipolisikan oleh Organisasi masyarakat Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu atau Pekat Indonesia Baru melalui Ketua Infokom DPP Lisman Hasibuan.

Untungnya, polisi memutuskan menghentikan kasus tersebut. Ini karena polisi menilai tak ada cukup bukti kalau ayah dari Rafathar Malik Ahmad ini telah melanggar aturan protokol kesehatan.

(wk/wahy)

You can share this post!

Related Posts