Serial 'Bridgerton' Cetak Sejarah Baru di Netflix
TV

'Bridgerton' menjadi serial paling banyak ditonton di 83 negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Brasil, Prancis, India, dan Afrika Selatan. Capaian ini telah berhasil melampaui 'The Witcher'.

WowKeren - Serial "Bridgerton" berhasil mencetak sejarah bagi Netflix setelah ditonton 82 juta akun dalam 28 hari pertama penayangan. Netflix mengumumkan langsung kabar tersebut melalui unggahan video berisi gabungan berbagai apresiasi penggemar "Bridgerton" di Instagram.

"Terima kasih karena membuat @Bridgertonnetflix menjadi serial paling banyak ditonton setelah debut dalam sejarah Netflix," tulis Netflix di kolom keterangan unggahan mereka.

Netflix kemudian membeberkan bahwa "Bridgerton" menjadi serial paling banyak ditonton di 83 negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Brasil, Prancis, India, dan Afrika Selatan.

Dengan capaian ini, "Bridgerton" mengalahkan rekor "The Witcher" yang sebelumnya menjadi juara bertahan dengan 76 juta akun penonton dalam 28 hari pertama penayangan.

Salah satu bintang utama "Bridgerton", Phoebe Dynevor, juga merayakan pencapaian serial tersebut dengan mengunggah tangkapan layar berita rekor itu di Instagram. "Ini benar-benar gila. Saya sangat bangga dengan tim luar biasa di balik serial ini! Terima kasih juga bagi kalian yang menyukainya. GILA ," tulis Dynevor.


"Bridgerton" sendiri bercerita tentang komunitas keluarga aristokrat Inggris di era 1800-an di London, terutama saat musim perjodohan tiba. Serial ini menuai pujian karena memasukkan karakter-karakter aristokrat kulit hitam di latar era 1800-an yang biasanya hanya dimainkan oleh kulit putih.

Serial ini mengikuti Daphne Bridgerton (Phoebe Dynevor), putri tertua dari keluarga bangsawan Bridgerton yang berharap dapat mengikuti jejak orang tuanya untuk menemukan cinta sejati dan menikah.

Pada awalnya, Daphne adalah sosok yang tak tertandingi di dunia perjodohan yang kompetitif di London. Namun ketika kakaknya mulai menyingkirkan kandidat suaminya satu per satu, sebuah berita skandal yang ditulis oleh sosok misterius Lady Whistledown pun mencoreng nama baik Daphne.

Dalam suatu kesempatan, Daphne berkenalan dengan seorang bangsawan tampan namun pemberontak bernama Duke of Hastings (Rege-Jean Page). Berbeda dengan Daphne, Duke of Hastings berkomitmen untuk tidak akan pernah terikat dalam pernikahan. Meski memiliki tujuan hidup yang berbeda, keduanya memiliki rasa ketertarikan yang kuat terhadap satu sama lain. Daphne dan Duke of Hastings pun akhirnya terlibat dalam adu kecerdasan untuk menghadapi ekspektasi masyarakat terhadap mereka.

Dengan sambutan hangat penonton, "Bridgerton" pun dipastikan bakal berlanjut ke musim kedua dengan fokus pada karakter pendukung di season pertama, Anthony Bridgerton. Nantinya, para pemain akan mulai syuting pada musim semi 2021.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait