Habib Rizieq Berduka Ustaz Maaher Meninggal di Rutan, Pengacara Akui Khawatirkan Nasib
Nasional

Meninggalnya Ustaz Maaher saat ditahan pihak kepolisian ternyata menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi Habib Rizieq Syihab dan pengacaranya, Aziz Yanuar. Mengapa?

WowKeren - Meninggalnya Soni Eranata, atau lebih dikenal sebagai Ustaz Maaher At Thuwailibi, masih menjadi sorotan publik nasional. Diketahui sang penceramah mengembuskan napas terakhir ketika berada dalam penahanan pihak kepolisian di Rutan Bareskrim pada Senin (8/2) kemarin, dan disebut-sebut akibat suatu penyakit.

Berbagai ungkapan duka teriring atas kepergian Maaher, termasuk dari Habib Rizieq Syihab. Rizieq yang kini juga sedang ditahan karena menjadi tersangka di beberapa kasus pelanggaran kerumunan semasa pandemi COVID-19 menyampaikan kabar duka sekaligus rasa takut akan nasibnya.

Hal ini seperti disampaikan oleh pengacara Rizieq, Aziz Yanuar. Rupanya baik Rizieq dan pengacaranya menyoroti perihal Maaher yang meminta penangguhan penahanan demi pemulihan kesehatan namun konon tak dipedulikan kepolisian.

"HRS berulang kali ajukan permohonan pembantaran dan penangguhan untuk pemulihan kesehatan, tapi juga tidak dipedulikan. Apa HRS mau di-Maaher-kan? Itu kata beliau (HRS)," ujar Aziz, Selasa (9/2).


"Pesan beliau, sangat sedih dan berduka cita," imbuhnya, seperti dikutip dari Pojoksatu.id, jaringan Jawa Pos, Rabu (10/2). "Ustaz Maaher sakit parah, minta pembantaran hingga penangguhan tapi tidak dipedulikan."

Rupanya Rizieq juga mengetahui perihal penyakit yang dialami Maaher. Menurutnya Maaher memang kerap merasakan sakit selama ditahan. "Pernah dirawat sebentar, tapi tidak tuntas, akhirnya meninggal," tutur Aziz, dilansir pada Rabu (10/2).

Alasan kesehatan yang sampai membuat Maaher meninggal ini pun menjadi sorotan Aziz. Ia mengaku kliennya kerap mengajukan pembantaran dengan alasan kondisi Rizieq yang sering sakit selama di tahanan tetapi tidak mendapat tanggapan polisi.

Meninggalnya Ustaz Maaher memang cukup mengejutkan publik nasional. Banyak yang menyebut Maaher wafat karena penyakit, namun hingga kini pihak kepolisian tak mengungkap dengan jelas penyakit apa yang diderita yang bersangkutan.

Pihak kepolisian mengklaim hanya keluarga dan pihak dokter saja yang berhak tahu karena penyakitnya disebut cukup sensitif. Pada kesempatan yang sama, polisi juga mengklarifikasi soal alasan pihaknya tak mengabulkan permohonan keluarga Maaher supaya yang bersangkutan dirawat di RS UMMI Bogor alih-alih di RS Polri.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts