Wanita Ini Pamer Pelat TNI Palsu Hingga Diamankan Aparat, Bermula dari Tuduhan Suka Suami Orang Lain
Instagram/puspentni
SerbaSerbi

Komandan Denpom III/5 Bandung Letkol Pamungkas lantas mengungkapkan alasan di balik aksi wanita tersebut. Menurut Pamungkas, RHK awalnya dituduh menyukai suami orang lain

WowKeren - Seorang wanita diamankan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) III/5 Bandung lantaran memamerkan mobil dinas dengan pelat nomor kendaraan TNI palsu. Sebelumnya, video wanita berinisial RHK tersebut viral di media sosial TikTok.

Komandan Denpom III/5 Bandung Letkol Pamungkas lantas mengungkapkan alasan di balik aksi wanita tersebut. Menurut Pamungkas, RHK awalnya dituduh menyukai suami orang lain. RHK lantas membuat video TikTok tersebut dengan maksud memamerkan pekerjaan suaminya dan menegaskan bahwa dirinya juga sudah memiliki anak.

"Ceritanya, mungkin dituduh menyenangi suami orang terus dia bikin TikTok gitu untuk menjelaskan kalau dia sudah punya anak," terang Pamungkas kepada awak media, Jumat (5/3). "Mobilnya saja pelatnya seperti itu, dia ingin memamerkan."

Namun demikian, Pamungkas menyatakan bahwa perbuatan tersebut dinilai melawan hukum lantaran pelat dinas TNI yang digunakan palsu. Pamungkas juga menegaskan bahwa pelat dinas TNI seharusnya hanya digunakan oleh anggota TNI.


"Jadi perbuatan melawan hukumnya di situ. Pelat dinas itu kan harusnya anggota TNI yang menggunakan dan kebetulan juga pelat nomor itu palsu tidak asli, normatif aja," papar Pamungkas. "Pelanggaran hukumnya di situ."

Oleh sebab itu, Pamungkas berharap ke depannya tak ada lagi warga sipil yang menggunakan pelat dinas militer tidak sesuai ketentuan. Pihak yang melakukan perbuatan serupa disebutkan akan diberi tindakan tegas lantaran dinilai bisa menyebabkan citra buruk TNI.

"Kalau enggak ditindak tegas dapat menyebabkan citra buruk TNI makanya kita tindak tegas," pungkas Pamungkas. "Kita enggak pernah main-main dalam penegakkan aturan. Kalau ada (informasi masyarakat) silakan laporkan, kita akan tindak tegas."

Di sisi lain, kasus pelat palsu TNI ini kini dilimpahkan Denpom ke Polrestabes Bandung. RHK sendiri telah membuat video permintaan maaf yang ditujukan kepada seluruh warga Indonesia, terutama TNI. Ia juga mengakui bahwa pelat nomor yang digunakannya palsu dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts