Kasus COVID-19 Harian RI Turun Drastis, Tanda PPKM Mikro Sukses?
Pixabay
Nasional
PSBB Corona

Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo menyebutkan jika kasus harian virus corona di Tanah Air mulai terkendali dampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

WowKeren - Kabar baik datang dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 yang menyebutkan jika kasus harian virus corona di Tanah Air mulai terkendali. Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo itu pun menilai kemungkinan ini terjadi karena Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

Berdasarkan data Satgas Penanganan COVID-19, kasus aktif COVID-19 per Senin (15/3) hari ini sebesar 9,72%. Angka itu lebih rendah dibandingkan rata-rata global adalah 17,34%.

"Kalau kita lihat data yang ada, ketika terjadi kasus aktif yang tinggi Januari-Februari, BOR rumah sakit hampir 100% di sejumlah provinsi, maka angka kematian dokter dan tenaga kesehatan pun meningkat," ujar Doni dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI, Senin (15/3). "Setelah ada PPKM Mikro, kasus aktif mengalami penurunan, kematian dokter dan nakes juga mengalami penurunan."

Doni mengungkapkan, pemerintah belajar dari lonjakan kasus aktif yang terjadi setiap libur panjang. Oleh karena itu, pemerintah melarang ASN hingga prajurit TNI keluar kota.


Pemerintah juga meminta Kadin mengimbau agar pegawai swasta tidak keluar kota. "Ini efektif," tegasnya.

Lebih lanjut, Kepala BNPB itu juga mengatakan jika upaya pengendalian COVID-19 yang terbaik adalah melibatkan masyarakat. PPKM Mikro melibatkan kepala desa/lurah hingga ketua RT.

"Kalau ini bisa kita pertahankan dan konsisten, RT kita saat ini 1,03 %. Kalau sudah bisa mengendalikan di bawah 1%, artinya COVID-19 tetap ada, tetapi kita bisa lebih leluasa untuk melakukan aktivitas," terangnya.

Sebelumnya, kabar baik ini juga telah disampaikan oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. "Kita amati memang dalam satu bulan dua bulan terakhir ini mulai terjadi penurunan yang cukup drastis dari sisi confirmed case yang ada di Indonesia. Ini juga didukung adanya penurunan dari rata-rata kematian dan juga penurunan bed occupancy rate," ujarnya dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI, Senin (15/3).

"Angka ini konsisten juga dengan angka yang terjadi di dunia," lanjutnya. "Jadi di seluruh dunia memang juga terjadi penurunan yang cukup tajam."

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts