Bertepatan Dengan Hari Film Nasional, Jokowi Kenang Usmar Ismail
Instagram/jokowi
Nasional

Tepat pada Selasa (30/3), masyarakat di Indonesia memperingati Hari Film Nasional. Selain pelaku seni dan masyarakat, Presiden RI Joko Widodo juga turut memperingati Hari Film Nasional.

WowKeren - Hari Film Nasional jatuh pada Selasa (30/3). Tanggal 30 Maret dipilih sebagai Hari Film Nasional dikarenakan pada tanggal tersebut untuk pertama kalinya sebuah film diproduksi oleh perusahaan Indonesia.

Para pelaku seni, khususnya perfilman Indonesia selalu memperingati hari tersebut. Kali ini Presiden RI Joko Widodo juga turut memperingatinya.

Pada laman Instagram pribadinya, @jokowi, Jokowi mengunggah sebuah video animasi yang bertuliskan "Selamat Hari Film Nasional". Unggahan video itu juga menyematkan nama Presiden Joko Widodo.

Selain itu, Jokowi mengenang perjalanan dari perfilman Indonesia yang dimulai dari 100 tahun lalu. Presiden yang juga ayah dari wali kota Solo Gibran Rakabuming Raka itu turut mengenang tokoh perfilman Indonesia yakni Usmar Ismail.


"Hari ini, tepat 100 tahun lampau, tokoh perfilman Indonesia Usmar Ismail lahir," tulis Jokowi di Instagram, Selasa (30/3). "Hari ini pula, pada 71 tahun lalu, untuk pertama kalinya sebuah film diproduksi oleh perusahaan Indonesia dan disutradarai oleh Usmar Ismail."

Jokowi mengatakan meskipun saat ini Indonesia sedang berada di masa pandemi COVID-19, momentum kelahiran film Indonesia harus tetap dikenang. "Karena itulah, meski setahun ini Indonesia diselubungi suasana pandemi, kita tetap mengenang momentum kelahiran film Indonesia," tulisnya.

Jokowi menganggap bahwa dengan mengenang momentum kelahiran film Indonesia, dapat menjadikan tonggak kebangkitan kembali film-film nasional. Selain itu, Jokowi juga mengatakan bahwa keberadaan dan kemajuan perfilman Indonesia bukan hanya tanggung jawab para insan perfilman, tetapi juga menjadi tanggung jawab masyarakat.

"Keberadaan dan kemajuan perfilman Indonesia bukan hanya tanggung jawab para insan perfilman, tetapi menjadi tanggung jawab kita semua," tutup Jokowi.

Sekadar informasi, film pertama yang diproduksi oleh Indonesia dan disutradarai Usmar Ismail adalah "Darah dan Doa" atau "Long March Of Siliwangi". Film itu memulai proses syuting pada 30 Maret 1950. Film tersebut menceritakan tentang seorang tentara yang terlibat cinta lokasi dengan seorang pengungsi wanita Indo-Belanda dalam sebuah perjalanan ke tempat pengungsian.

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait