Jokowi Tak Kunjung Umumkan Isu Reshuffle 6 Menteri, KSP Ngabalin Bongkar Alasan
Nasional
Reshuffle Menteri Jokowi

Beredar isu 6 menteri dan 1 kepala badan akan di-reshuffle Presiden Joko Widodo. Namun hingga kini perkara reshuffle kabinet itu belum juga diumumkan Jokowi.

WowKeren - Kembali Tenaga Ahli Deputi Kantor Staf Kepresidenan Ali Mochtar Ngabalin memberi pernyataan soal reshuffle Kabinet Indonesia Maju. Pasalnya sudah digadang-gadang siap diumumkan sejak pekan lalu, nyatanya hingga kini Presiden Joko Widodo belum memberikan pernyataan apapun.

Isu reshuffle pun semakin liar dengan salah satu yang santer menyebut 6 menteri sedang dikaji untuk "didepak". Melansir Detik News yang mengaku mendapatkan informasi, terdapat pula satu kepala badan yang sedang dipertimbangkan Jokowi untuk diganti.

Disebutkan keenam jabatan menteri yang siap dibongkar-pasang meliputi pos Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, serta Kementerian Investasi yang merupakan badan baru. Namun soal nama-nama yang dipertimbangkan pun masih samar.

Beberapa nama yang mengaku dipanggil ke Istana Negara terkait posisi Menteri Investasi meliputi Anggota DPR RI Fraksi Partai Nasional Demokrat, Raspel Ali. Kemudian ada pula tokoh muda Nahdlatul Ulama Witjaksono. Namun belum ada keterangan jelas benarkah mereka yang akan menjadi Menteri Investasi atau malah nama lain lagi.


Perihal gonjang-ganjing isu reshuffle ini pun turut ditanggapi Ngabalin. Bukan spesifik menyasar ke nama-nama yang diduga akan masuk kabinet, Ngabalin malah membahas soal tidak jadinya Jokowi mengumumkan reshuffle kabinet pekan lalu.

"Pertama adalah perubahan nomenklatur, kedua adalah pembentukan Kementerian Baru," ujar Ngabalin, Minggu (18/4). "Maka otomatis penataan kelembagaan itu menjadi sesuatu keniscayaan. Memang butuh waktu."

Kemendikbud-Ristek memang bukan barang baru, namun tidak dengan Kementerian Investasi. "Kalau kementerian baru, ada Menteri Investasi. Kalau Kementerian Pendidikan, dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi bukan barang baru," paparnya.

Ngabalin pun mengaku belum tahu pasti kapan Jokowi akan mengumumkan perombakan kabinet. Namun kembali ia memastikan reshuffle Kabinet Indonesia Maju akan secepatnya diumumkan.

"Surat dari DPR sudah disetujui apa yang disampaikan bapak Presiden. Presiden tidak lama yang begitu, cuma terkait penataan kelembagaan, Kalau ini (penataan kementerian baru) sudah selesai, tinggal waktu Presiden aja. Mudah-mudahan tidak dalam waktu lama," pungkasnya.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts