Ada-Ada Saja! Pria Ini Batal Nikah Usai Gagal Hafalkan Tabel Matematika
pixabay.com/Ilustrasi
SerbaSerbi

Saat pernikahan akan dilangsungkan, mempelai wanita berjalan keluar sambil berkata bahwa dia tidak dapat menikahi seseorang yang tidak mengetahui dasar-dasar matematika.

WowKeren - Pada umumnya, menikah adalah momen yang sakral dalam hidup seseorang. Tak jarang pula pernikahan menjadi hal yang ditunggu-tunggu.

Dengan menikah maka akan mulai terbuka lembaran baru kehidupan untuk dijalani dengan orang terkasih. Namun rupanya kenyataan tak seindah angan bagi seorang pria asal India. Tidak pernah terbayangkan olehnya bahwa pernikahan yang dinanti-nantikannya akan batal hanya karena kegagalannya dalam tes matematika sederhana.

Kejadian bermula ketika mempelai pria itu berjalan menuju aula pernikahan pada Sabtu (1/5) untuk melangsungkan prosesi. Namun siapa sangka jika mempelai wanita rupanya tak yakin dengan tingkat pendidikan yang dimiliki oleh sang pria.

Ia pun memintanya untuk melafalkan dua tabel perkalian, sebelum karangan bunga dapat ditukar. Namun rupanya keberuntungan tidak berpihak pada pengantin pria. Ia gagal melafalkan tabel sesuai yang diminta pengantin wanita sehingga pernikahan pun batal dilangsungkan.


Anggota dari keluarga kedua mempelai serta beberapa warga desa sudah berkumpul di tempat upacara pernikahan itu. Namun saat pernikahan akan dilangsungkan, mempelai wanita berjalan keluar sambil berkata bahwa dia tidak dapat menikahi seseorang yang tidak mengetahui dasar-dasar matematika.

Petugas Rumah Stasiun Panwari, Vinod Kumar, mengatakan jika pernikahan itu adalah perjodohan. Sedangkan pengantin pria berasal dari desa Dhawar, distrik Mahoba. Teman dan kerabat gagal meyakinkan pengantin wanita.

Sementara itu, sepupu pengantin wanita mengatakan jika mereka terkejut mengetahui bahwa pengantin pria rupanya bukan orang yang berpendidikan. Lebih jauh, mereka bahkan menduga jika pria itu tidak sempat mengenyam bangku pendidikan.

"Keluarga mempelai pria tidak memberitahu kami tentang pendidikannya. Dia bahkan mungkin tidak bersekolah," ujarnya. "Keluarga mempelai pria telah menipu kami. Tapi saudara perempuan saya yang pemberani keluar tanpa khawatir soal tabu atau tidaknya."

Masalah ini berhasil diselesaikan secara kekeluargaan. Polisi tidak mengajukan kasus setelah kedua belah pihak melakukan kompromi atas intervensi warga desa yang terkemuka. Kedua belah pihak pun saling mengembalikan hadiah dan perhiasan yang sudah diberikan sebelumnya.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts