Jepang Berencana Perpanjang Status Darurat COVID-19, Olimpiade Musim Panas Akan Ditunda?
olympic.org
Dunia
Pandemi Virus Corona

COVID-19 saat ini tengah menjadi permasalahan negara-negara di dunia, termasuk Jepang. Jepang mengalami peningkatan kasus harian, maka dari itu pemerintah akan memperpanjang status darurat.

WowKeren - Kasus COVID-19 saat ini masih menjadi wabah global. Negara-negara di dunia mengerahkan seluruh kemampuannya untuk mengendalikan wabah tersebut, salah satunya Jepang.

Pemerintah Jepang diketahui berencana akan memperpanjang masa tanggap darurat akibat pandemi COVID-19 di Tokyo dan sejumlah wilayah lain. Hal itu tentunya juga akan mengganggu jalannya Olimpiade yang diselenggarakan pada musim panas nanti.

Dilansir dari Reuters yang mengutip surat kabar Yomiuri, pemerintah Jepang akan memperpanjang status tanggap darurat itu di Tokyo, Osaka, Kyoto dan Prefektur Hyogo setelah berakhir pada 11 Mei mendatang. Hal itu dilakukan karena terjadi lonjakan kasus COVID-19.

Sebelumnya, pemerintah Jepang telah menetapkan status darurat di wilayah itu selama 17 hari yang berlaku sejak 25 April lalu. Penetapan status darurat sendiri bertujuan untuk mengendalikan penyebaran COVID-19.


Perpanjangan status tersebut dikhawatirkan akan merubah jadwal Olimpiade yang direncanakan akan berlangsung pada 23 Juli 2021 nanti. Sedangkan Olimpiade tersebut sempat ditunda tahun lalu karena pandemi COVID-19 juga.

Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga akan bertemu dengan sejumlah menteri dan menggelar rapat membahas perpanjangan status tersebut. Selama penerapan status darurat, seluruh restoran, bar, hingga tempat karaoke yang menyediakan minuman beralkohol wajib tutup.

Sedangkan untuk kegiatan olahraga akan tetap digelar, tetapi tidak dengan penonton yang hadir langsung di stadion. Selain itu, gerai waralaba dan ritel yang memiliki luas bangunan sekitar seribu meter persegi juga wajib tutup.

Pemerintah juga meminta para pengusaha atau perusahaan mempekerjakan karyawannya di rumah atau yang biasa disebut dengan work from home. Perpanjangan itu akan menjadi ketiga kalinya Jepang menerapkan status darurat, dan yang pertama kali di Kyoto dan Hogo.

Upaya Jepang dalam menahan laju penyebaran virus COVID-19 dinilai cukup baik. Sampai saat ini tercatat ada 550 ribu kasus infeksi COVID-19 dengan 9,7 ribu orang di antaranya meninggal di Negeri Sakura itu.

(wk/wahy)

You can share this post!

Related Posts