Ibnu Jamil Ungkap Kondisi Jalan Perbatasan Kaltara, Miris Saat Tahu Harga Semen Sampai Rp1 Juta
Instagram/ibnujamilo
Selebriti

Ibnu Jamil diketahui sempat menjelajah tanah Kalimantan. Ibnu Jamil diketahui ikut menjajal sejumlah jalur darat yang ada di wilayah Kalimantan Utara hingga tak kuasa menahan air mata.

WowKeren - Ibnu Jamil mengaku banyak mendapat pengalaman dari touring-nya di wilayah Kalimantan Utara. Tangis suami Ririn Ekawati ini bahkan langsung pecah saat menjajal sebuah jalan yang ada di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Seperti diketahui, Kecamatan Krayan berada di bagian barat Kabupaten Nunukan yang berbatasan langsung dengan Serawak, Malaysia.

Selain rentan akan konflik, wilayah perbatasan Indonesia seolah identik dengan daerah tertinggal. Terlebih lagi wilayah Kalimantan yang berbatasan langsung dengan Negara Malaysia. Ibnu Jamil pun langsung tercengang tatkala melihat kondisi akses jalur darat yang ada di Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Kondisi jalanan yang sempat membuat air mata pria kelahiran Jakarta itu jatuh pun dibagikannya langsung dalam akun Instagram-nya. Menurut Ibnu Jamil, sepuluh foto yang diunggahnya itu hanya sebagian kecil kondisi jalan darat yang ada di wilayah perbatasan tersebut.


"Ini sebagian kecil kondisi jalan darat yang janji nya akan dibuat untuk menghubungkan Malinau ke Krayan Kalimantan Utara," ungkap pria kelahiran Jakarta, 30 April 1982 tersebut. Ia pun mengaku bila pengalamannya tersebut menjadi yang pertama kali bisa membuatnya menangis.

Jalan penghubung antar kota yang sulit diakses tersebut tentu berdampak pada mahalnya sejumlah kebutuhan pokok. Ibnu Jamil juga dibuat geleng-geleng kepala begitu mengetahui harga bensin yang ada di Kalimantan Utara. Menurutnya, harga satu liter bensin di daerah tersebut bisa mencapai Rp50 ribu.

"Bagi Krayan jalan ini adalah HARAPAN untuk bisa mendapatkan barang2 kebutuhan pokok yg lebih murah," imbuh Ibnu Jamil. "Gak heran kalo di sana harga bensin bisa 50rb arau harga semen bisa 1 juta waah gila ini sih jon."

Lebih lanjut, Ibnu Jamil ingin segera ada tindak lanjut dari pemerintah pusat untuk menangani kondisi jalan di wilayah perbatasan Kalimantan. Diketahui sejak tahun 2019 lalu, Pemerintah Indonesia sudah memulai proyek pembangunan jalan di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.

(wk/Zahi)

You can share this post!

Related Posts