Pegiat Media Sosial Birgaldo Sinaga Meninggal Karena COVID-19, Ahok Sampaikan Duka Cita Mendalam
Instagram/birgaldo_sinaga
Nasional

Birgaldo Sinaga meninggal dunia pada Sabtu (15/5) setelah terpapar virus Corona. Semasa hidupnya, ia dikenal sebagai salah satu pendukung Ahok dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.

WowKeren - Wafatnya pegiat media sosial Birgaldo Sinaga meninggalkan duka mendalam bagi banyak pihak, termasuk Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Sebab Birgaldo dikenal sebagai salah satu pendukung Ahok semasa hidupnya.

Birgaldo Sinaga meninggal dunia pada Sabtu (15/5) setelah terpapar virus Corona. Namanya cukup dikenal karena pernah menjadi salah satu pendukung Ahok dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Ia juga sempat mengawal kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok.

Karena itulah Ahok merasa sangat berduka saat Birgaldo Sinaga meninggal dunia. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Ahok mengucapkan belasungkawa sekaligus rasa terima kasih atas dukungan Birgaldo.

"Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya saudara @birgaldo_sinaga," tulis Ahok di Instagram sembari menyertakan foto mendiang saat menaiki transportasi umum.


Dia melanjutkan, "Terima kasih atas dukungannya kepada saya selama ini. Kiranya Tuhan memberikan kekuatan serta penghiburan kepada keluarga yang ditinggalkan. Rest In Peace."

Sementara itu, Birgaldo meninggal setelah menjalani perawatan intensif akibat COVID-19. Tiga hari sebelum wafat, ia sempat mengunggah foto yang menunjukkan tangannya sedang diinfus.

Ia juga mengungkap beberapa gejala yang dirasakannya usai terinfeksi virus asal Wuhan tersebut. Mulai dari demam tinggi, mual, nyeri, pusing hingga batuk. Saat itu, ia sempat meminta doa dari publik agar segera diberikan kesembuhan.

Selain dikenal sebagai pendukung Ahok, Birgaldo juga sempat menjadi Wakil Dewan Pimpinan Pusat Barisan Relawan Jokowi Presiden (BaraJP), kelompok pendukung Joko Widodo dalam Pemilu Presiden 2014. Saat menjadi anggota BaraJP, ia sempat melaporkan mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah karena orasinya dalam aksi 4 November 2016.

(wk/eval)

You can share this post!

Related Posts