CPNS 2021 Cuma Buka 144 Ribu Formasi, MenPAN-RB Bongkar Alasan
HUMAS MENPANRB/clr
Nasional
Seleksi CPNS dan PPPK 2021

MenPAN-RB Tjahjo Kumolo mengungkap hanya ada 144 ribu formasi CPNS 2021, baik di instansi pusat maupun daerah, yang dihimpun hingga 4 Juni 2021 kemarin.

WowKeren - Pemerintah mengundur seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021 yang semula harusnya dilaksanakan pada akhir Mei kemarin. Sejumlah fakta baru soal CPNS pun perlahan-lahan diungkap, termasuk terkait formasi yang akan dibuka yang ternyata cukup di luar dugaan.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo mengungkap jumlah formasi CPNS tahun ini sebanyak 144.916. Angka yang dihimpun sampai 4 Juni 2021 itu terdiri atas 63.579 formasi di instansi pusat dan 81.319 lainnya di daerah.

Angka ini jelas jauh dari kebutuhan CPNS yang sebelumnya sempat diungkap, yakni sebanyak 202.763. Lantas mengapa akhirnya formasi yang dibuka kurang dari angka kebutuhan yang disebutkan?

"Jumlah formasi CPNS yang ditetapkan hanya segitu karena tidak semua instansi mengajukan usulan kebutuhan formasi," terang Tjahjo dalam Rapat Kerja Komisi II DPR RI, Selasa (8/6). Namun ada beberapa alasan lain juga di balik penetapan formasi ini, termasuk soal pengadaan CPNS dengan anggaran negara.


"Jadi kenapa formasinya sedikit yang ditetapkan," terang Tjahjo, dikutip dari JPNN, Rabu (9/6). "Selain tidak semua instansi mengajukan, masalah lainnya formasi yang diajukan tidak sesuai kebutuhan."

Sebagai contoh, Badan Pemeriksa Keuangan mengajukan permintaan kebutuhan CPNS dokter untuk ditempatkan di poliklinik setempat. Namun usulan ini tidak diberikan kepada BPK karena bisa meminta saja kepada Kementerian Kesehatan.

Tjahjo menegaskan, penetapan formasi kali ini disesuaikan dengan kebutuhan instansi alih-alih keinginan. Pasalnya anggaran Indonesia pun masih difokuskan untuk menangani wabah COVID-19.

"Tahun ini sistem merit benar-benar kami terapkan untuk pengadaan CPNS dan PPPK," tegas sang mantan Menteri Dalam Negeri. "Walaupun kebutuhan ASN banyak tetapi kalau usulannya tidak masuk akal ya kami tolak."

Di sisi lain, Badan Kepegawaian Negara (BKN) belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kapan seleksi CPNS akan dilanjutkan. Bukan cuma CPNS, seleksi untuk rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, baik guru maupun non-guru, juga belum diketahui kapan akan berlanjut.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts