Pada Selasa (29/6), HYBE membagikan pembaruan terkait tindakan hukum untuk melawan haters artis yang dinaunginya, yakni BTS, TXT, SEVENTEEN, NU'EST dan ENHYPEN. Berikut pernyataan lengkapnya.
- Eva Lestari
- Selasa, 29 Juni 2021 - 21:09 WIB
WowKeren - Pada Selasa (29/6), HYBE merilis pernyataan resmi terkait tindakan hukum untuk melawan haters artis yang dinaunginya, termasuk BTS (Bangtan Boys), TXT, SEVENTEEN (II), NU'EST dan ENHYPEN. Dalam pernyataan tersebut, HYBE menyatakan akan berjuang sampai akhir untuk melindungi para artisnya.
Pertama-tama, HYBE menyatakan, "Perusahaan kami secara teratur memulai proses hukum terhadap pelaku aktivitas jahat yang terkait dengan artis kami, termasuk kritik dengan niat buruk, penyebaran informasi tak berdasar, pelecehan seksual, serangan pribadi dan pencemaran nama baik. Kami ingin memberikan pembaruan tentang kegiatan ini."
Agensi menyatakan bahwa pihaknya telah mengajukan tuntutan hukum kepada para haters tersebut setelah mengumpulkan sejumlah bukti yang berkaitan. Karena komentar jahat haters telah melukai para artis, agensi tak akan memberikan kompromi atau menempuh jalur damai.
HYBE menjelaskan, "Kami telah mengajukan tuntutan pidana atas pencemaran nama baik (Pasal 70 Undang-Undang tentang Promosi Pemanfaatan Jaringan Informasi dan Komunikasi dan Perlindungan Informasi, dll) dan penghinaan (Pasal 311 KUHP) terhadap pelaku yang terlibat dalam posting berulang atau menyebarkan balasan jahat dan tulisan yang melampaui batas ekspresi opini yang dapat diterima secara sosial di komunitas online, blog, dan media sosial."
"Pengajuan pidana diajukan terhadap pelaku yang menyertakan poster anonim, bahkan dalam kasus postingan yang dibuat dan kemudian dihapus untuk menghindari meninggalkan bukti, kami melakukan pemantauan waktu nyata untuk mengumpulkan dan mengirimkan konten postingan tersebut ke lembaga penegak hukum," terang agensi.
Kendati demikian, HYBE tidak dapat memberikan detail tuntutan tersebut demi kepentingan investigasi. "Kami meminta pengertian Anda bahwa kami mungkin tidak dapat merilis rincian lebih lanjut atau mengomentari kasus yang tertunda untuk memastikan bahwa pelaku dapat diidentifikasi dan penyelidikan tetap rahasia," papar agensi.
Agensi melanjutkan, "Dan kami ingin memperjelas bahwa setiap upaya untuk membuat posting online berbahaya yang menghindari pengumpulan bukti atau penyelidikan penegakan hukum yang sengaja menyesatkan akan menghasilkan respons yang lebih kuat. Seperti yang telah kami catat, kami mempertahankan kebijakan ketat tentang tidak ada penyelesaian dan tidak ada keringanan hukuman dalam penuntutan atas pelanggaran hak artis."
Lebih lanjut, HYBE meminta bantuan penggemar untuk berpartisipasi dalam melawan haters yang menyerang artisnya. Salah satunya adalah dengan mengirimkan informasi ke hotline resminya.
HYBE memaparkan, "Kami secara teratur mengumpulkan informasi tentang postingan jahat tentang artis kami, melaporkannya ke pihak berwenang, dan mengajukan pengaduan pidana. Kami meminta semua penggemar untuk mengirimkan informasi mengenai artis kami ke hotline hukum kami."
Yang tak kalah penting, agensi juga menyampaikan terima kasihnya kepada penggemar yang selalu menunjukkan cinta tulusnya kepada para artis HYBE. "Kami selalu berterima kasih atas kasih sayang dan dedikasi yang ditunjukkan oleh penggemar artis kami. Kami akan terus bekerja untuk memastikan bahwa hak-hak artis kami dilindungi sepenuhnya. Terima kasih," pungkas HYBE.
(wk/eval)