Audi Marissa tampaknya semakin khawatir dengan kondisi pandemi Covid-19 yang kian tak terkendali. Apalagi wilayah tempat tinggal Audi Marissa masuk ke dalam zona merah.
- Amelia Nur Fatimah
- Jumat, 02 Juli 2021 - 17:00 WIB
WowKeren - Kondisi pandemi Covid-19 di Tanah Air tampaknya makin mengkhawatirkan. Bahkan banyak dari golongan publik figur yang ikut terpapar Covid-19 meski melakukan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah secara ketat. Audi Marissa pun kembali menyampaikan kekhawatirannya.
Hal itu terlihat dari salah satu unggahan Instagram Story terbarunya. Dalam IG Story tersebut, ibu satu anak itu berbagi cerita mengenai peristiwa penjemputan pasien Covid-19 yang ia saksikan secara langsung. Pasalnya, pasien tersebut dijemput oleh orang-orang berpakaian APD lengkap tepat di depan rumah town house yang ia tinggali bersama keluarga.
"Tadi liat di depan town house ku, ada korban Covid dijemput yang semuanya pake APD, Guyss please covid ga main2. Aku liatnya super merinding dan sedih bgt. Literally depan town house ku.. Dan wilayah ku zona merah," tulis istri dari Anthony Xie ini pada Jumat (2/7).
Audi Marissa mengaku merinding dan sedih saat menyaksikan peristiwa penjemputan pasien Covid-19 tersebut. Apalagi daerah tempat tinggalnya saat ini masuk dalam zona merah pandemi Covid-19. Karena itu, Audi Marissa sekali lagi mengimbau masyarakat untuk sadar dengan ancaman nyata virus Corona dan Covid-19.
Audi Marissa memang menjadi salah satu artis yang sangat waspada dengan ancaman pandemi Covid-19. Apalagi Audi Marissa saat ini memiliki anak yang masih bayi. Karena itu pula, Audi Marissa juga rajin mengingatkan masyarakat Tanah Air untuk selalu sadar dan disiplin terhadap penerapan protokol kesehatan untuk pencegahan penularan Covid-19 demi keselamatan bersama.
Sebelumnya, Audi jMarissa uga diketahui menyayangkan sikap dan keputusan sebagian orangtua yang membawa anaknya keluar rumah dan berada di kerumunan. Hal itu menanggapi kabar bahwa tingkap pasien Covid-19 anak di Indonesia jadi salah satu yang tertinggi di dunia.