Penulis 'Man of Steel' Bongkar Alasan Mengapa DC Tak Bisa Samai Marvel
Film

Meski tidak sempurna dan menghadapi kritik sana-sini namun karena popularitas besar yang sekarang dinikmati, hampir setiap studio ingin meniru Marvel Studios.

WowKeren - Sejak diluncurkan pada tahun 2008 lalu, Marvel Studios merilis film pertamanya, "Iron Man", menempatkan harapannya untuk membangun waralaba yang saling berhubungan di belakang sutradara Jon Favreau dan Robert Downey Jr.. Itu kemudian menjadi hit yang memungkinkan mereka untuk terus mengembangkan MCU ke waralaba yang dikenal seperti sekarang ini.

Meski tidak sempurna dan menghadapi kritik sana-sini namun karena popularitas besar yang sekarang dinikmati, hampir setiap studio ingin menirunya. Termasuk Warner Bros. yang memiliki properti DC yang merupakan pesaing merek buku komik Marvel.

DCEU dimulai pada tahun 2013 melalui "Man of Steel", setahun setelah Marvel Studios memuncaki Fase 1 dengan "The Avengers". Alih-alih mengikuti setelan pendahulunya yang berfokus pada film individu, Warner Bros. mempercepat perkembangan alam semesta mereka.

Namun sayangnya upaya itu tak berjalan manis. Berbagai masalah pun menghampiri seperti masalah produksi, terutama dengan "Justice League", serta campur tangan studio.


David S. Goyer, penulis "Man of Steel", memberikan penjelasan mengapa DC Extended Universe gagal mengejar Marvel Cinematic Universe. Dalam sebuah wawancara baru dengan THR, ia mengutip kepemimpinan yang konsisten di Marvel Studios sebagai alasan pertumbuhannya yang stabil, sesuatu yang telah diperjuangkan oleh DCEU.

"Saya pikir salah satu masalahnya adalah bahwa Marvel memiliki kepemimpinan yang konsisten selama 15 tahun terakhir atau lebih, sedangkan DC tidak," ujarnya. "Terdapat semua perubahan ini dalam hal siapa yang menjalankan DC."

Kepemimpinan yang berubah-ubah membuat semuanya menjadi lebih sulit. Selain itu, ia juga menyoroti tradisi Marvel yang selalu sukses mengadaptasi film mereka.

"Sulit untuk membuat kemajuan saat kepemimpinan berubah. Salah satu hal lain yang membuat Marvel sangat sukses adalah semua adaptasi mereka sesuai dengan materi sumbernya," tegasnya. 'Ant-Man' terasa seperti Ant-Man. 'Hulk' terasa seperti Hulk. Mereka tidak mencoba untuk mengubah keadaan."

(wk/zodi)

You can share this post!