Blue House Jawab Petisi 'Snowdrop' Jung Hae In dan Jisoo BLACKPINK, Begini Tanggapan Publik
Instagram
TV

Publik memberikan tanggapan terkait pernyataan Blue House (Istana Kepresidenan Korea Selatan) tentang petisi penghentian tayang drama 'Snowdrop' yang dibintangi Jung Hae In dan Jisoo BLACKPINK.

WowKeren - Blue House atau Istana Kepresidenan Korea Selatan baru-baru ini menanggapi petisi terkait kontroversi drama "Snowdrop". Pernyataan resmi tersebut dikeluarkan setelah petisi untuk mengehentikan drama tersebut ditandatangani setidaknya 220 ribu orang.

Dalam petisi tersebut, pemerintah menjawab dua petisi sekaligus yaitu tentang penghentian tayang "Joseon Exorcist" dan "Snowdrop". Pemerintah menyebutkan bahwa atas landasan hukum yang kuat, negara menjamin kebebasan stasiun penyiaran tentang program yang disiarkan. Sehingga pemerintah tidak mungkin mengatur dan mengintervensi proses produksi kreatif.

Meski mendukung kebebasan berekspresi dan menghormati upaya koreksi diri dari pemilik karya, pemerintah Korea Selatan berkomitmen untuk meninjau ulang siaran yang dimaksud. Setelah ditinjau ulang, maka keputusan terhadap "Snowdrop" akan dijatuhkan.


Drama "Snowdrop" yang dibintangi Jung Hae In dan Jisoo BLACKPINK (Black Pink) sendiri dinilai menghina perjuangan demokrasi para mahasiswa untuk menggulingkan pemerintahan diktator Korea Selatan pada tahun 1980-an. Selain itu, drama ini juga dituding memuliakan Badan Perencanaan Keamanana Nasional (NSP) sebagai tangan kanan diktator pada masa itu.

Mendapati Blue House kembali memberikan pernyataan, publik ramai-ramai berkomentar tentang keputusan tersebut. Netizen sudah mengira bahwa pemerintah akan memberikan reaksi sedemikian rupa, karena kebebasan berekspresi sudah diatur oleh undang-undang. Namun mereka berharap bahwa "Snowdrop" dapat diboikot.

"Tentu saja, itulah jawaban terbaik yang bisa diberikan Blue House," komentar salah seorang netizen. "Petisi hanya mengungkapkan pendapat orang, sekarang yang harus kita lakukan adalah memboikot 'Snowdrop'," sahut netizen yang lain. "Tentu saja, petisi ini memberitahu produser dan penyiar bahwa opini publik sama seriusnya dengan ini," tambah lainnya. "Tapi itu benar... hanya Tiongkok yang akan menghentikan drama yang bahkan belum dimulai," kata netizen lain.

Sebelumnya, JTBC telah memberikan keterangan bahwa opini publik berdasarkan potongan-potongan sinopsis yang tidak lengkap. Sehingga mereka meluruskan bahwa "Snowdrop" tidak bertujuan seperti yang sudah ditudingkan. Selanjutnya JTBC menyatakan bahwa nama karakteer yang terinsiprasi dari tokoh di dunia nyata juga akan diubah.

(wk/inta)

You can share this post!

Related Posts