Jalur Hukum Sempat Terkendala, Rian D'Masiv Ingin Damai Usai Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual
Instagram/rianekkypradipta
Selebriti

Setelah dituduh melakukan pelecehan seksual kepada putri seorang pengamat musik, Rian D'Masiv membawa kasus tersebut ke ranah hukum. Sempat terkendala, Rian mengaku ingin damai saja meski proses hukum masih berjalan.

WowKeren - Rian Ekky Pradipta beberapa waktu lalu dituding melakukan pelecehan seksual terhadap putri pengamat musik Denny Sakrie. Meski permasalahan ini sudah digiring ke ranah hukum vokalis D'Masiv itu mengaku ingin menyelesaikannya dengan cara damai.

Melansir dari Insert! Live, Rian mengungkapkan bahwa penanganan laporan pencemaran nama baik dirinya masih terhambat PPKM karena pandemi COVID-19. Akan tetapi jika masih bisa memilih, ia berharap masalah ini selesai dengan cara damai.

"Oh yang kemarin itu masih dalam proses damai, cuman terpotong sama PPKM. Tapi memang kalau dari saya sendiri yang penting damai-damai aja karena memang tidak pernah ada hal itu kan (pelecehan)," kata Rian saat ditemui di studio Trans TV, Jakarta Selatan, pada Jumat (6/8).

Untuk alasannya mengapa Rian memutuskan melapor ke polisi lantaran ia tidak ingin keluarganya ikut diganggu dengan adanya tuduhan pelecehan. Menurutnya, melaporkan permasalahan ini ke pihak berwajib adalah haknya sebagai warga negara yang dilindungi hukum.


Lantas Rian menyatakan bahwa tidak akan jadi soal jika masalah ini akan berakhir baik. "Intinya kalau memang harus berakhir baik ya nggak apa-apa," imbuhnya.

Kemudian Rian membeberkan bahwa penuduh dirinya tidak pernah muncul lagi setelah ia memasukkan berkas laporan ke polisi. Kendati demikian, ia tidak menutup pintu maaf dan mediasi dengan orang yang bersangkutan.

"Nah itu dia anehnya, mungkin karena saya bikin laporan kemarin, udah nggak ada lagi sih (kemunculan pihak yang menuduh Rian melakukan pelecehan)," lanjut Rian.

Rian menambahkan bahwa dirinya tidak mungkin secara tiba-tiba memenjarakan orang. Ia berpendapat bahwa segala hal lebih baik dikomunikasikan terlebih dulu. Terlebih lagi menurutnya tuduhan itu tidak benar adanya.

"Nggak mungkin juga saya tiba-tiba memenjarakan orang. Selalu ada mediasi, mau ada masalah apapun, kalau bisa diobrolkan ya kenapa enggak, dan apalagi tuduhan itu tidak benar juga," pungkas Rian.

(wk/inta)

You can share this post!

Related Posts