Menurut UNICEF, diperkirakan ada 1,2 juta orang yang terkena dampak gempa tersebut, termasuk 540 ribu anak-anak. Adapun upaya pemulihan di Haiti turut dipersulit oleh hujan lebat dari badai tropis Grace.
- Bertilia Puteri
- Rabu, 18 Agustus 2021 - 13:15 WIB
WowKeren - Korban jiwa gempa magnitudo 7,2 yang mengguncang Haiti pada Sabtu (14/8) lalu terus bertambah hingga mencapai hampir 2.000 orang. Kantor Perlindungan Sipil Haiti mengungkapkan total sudah ada 1.941 korban jiwa dan 9.900 korban luka- luka per Selasa (17/8). Adapun upaya pemulihan di Haiti turut dipersulit oleh hujan lebat dari badai tropis Grace.
Menurut UNICEF, diperkirakan ada 1,2 juta orang yang terkena dampak gempa tersebut, termasuk 540 ribu anak-anak. UNICEF juga menambahkan bahwa badai tropis Grace "semakin mengganggu akses ke air, tempat tinggal dan layanan dasar lainnya".
"Tadi malam, saya melihat angin kencang dan hujan deras melanda daerah yang sama yang sudah terkena gempa," ungkap perwakilan UNICEF di Haiti, Bruno Maes. "Tak terhitung jumlah keluarga Haiti yang telah kehilangan segalanya karena gempa dan sekarang hidup dengan kaki terendam di air akibat banjir."
Lebih lanjut, Maes juga mengungkapkan bahwa upaya bantuan korban gempa turut dipersulit oleh geng-geng yang menguasai jalan utama dari ibu kota di Port-au-Prince ke bagian selatan Haiti. Meski demikian, UNICEF disebut mampu memberikan pasokan medis yang cukup termasuk sarung tangan, obat penghilang rasa sakit, antibiotik, dan jarum suntik untuk merawat 30 ribu korban selama tiga bulan ke depan.
Tak hanya korban jiwa dan korban luka-luka, gempa di Haiti juga menimbulkan banyak kerusakan terhadap bangunan dan infrastruktur. UNICEF melaporkan ada lebih dari 84 ribu rumah yang rusak atau hancur bersama dengan rumah sakit, sekolah dan jembatan.
Sebelum terjadinya gempa besar ini, Haiti sudah diguncang oleh kasus pembunuhan Presiden Jovenel Moise pada bulan lalu. Insiden tersebut menimbulkan ketidakpastian politik di negara tersebut. Selain itu, Haiti juga kedatangan badai tropis Grace yang menimbulkan hujan lebat dan angin kencang.
Adapun gempa besar sebelumnya juga pernah mengguncang Haiti pada tahun 2010. Kala itu, lebih dari 100 ribu orang menjadi korban jiwa.
(wk/Bert)