Gara-Gara Saipul Jamil, Angga Dwimas Sasongko Tarik Film 'Nussa' dan 'Keluarga Cemara' dari TV
Instagram/anggasasongko
TV

Imbas Saipul Jamil yang terlihat eksis di layar kaca, Angga Dwimas Sasongko selaku CEO Visinema Pictures pun akhirnya menarik film 'Nussa' dan 'Keluarga Cemara' untuk tayang di TV.

WowKeren - Pedangdut Saiful Jamil bebas dan menghirup udara segar pada hari Kamis (2/9) kemarin. Saiful Jamil diketahui telah bebas dari Lapas Cipinang kelas 1 A setelah menjalani hukuman atas kasus asusila dan penyuapan.

Namun kebebasan pria yang akrab disapa bang Ipul itu justru menimbulkan kericuhan di tengah masyarakat. Pasalnya selebrasi atau penyambutan Ipul bebas dari penjara ramai dinilai berlebihan.

Selain itu, kehadiran Ipul yang tampak makin sering muncul di televisi dianggap tidak menghormati korban yang diketahui merupakan anak dibawah umur. Kendati demikian, Angga Dwimas Sasongko selaku CEO Visinema Pictures mengambil langkah tegas dengan menarik distribusi film "Nussa" dan "Keluarga Cemara" pada stasiun TV yang menghadirkan mantan napi asusila itu.

Saipul Jamil

Instagram

"Menyikapi hadirnya Saiful Jamil di televisi dengan cara yang tidak menghormati korban, maka kami memberhentikan semua pembicaraan kesepakatan distribusi film Nussa & Keluarga Cemara dg stasiun TV terkait karena tidak berbagi nilai yang sama dengan karya kami yang ramah anak," pernyataan tegas Angga Dwimas Sasongko yang disampaikan melalui akun Twitternya, Minggu (5/9).


Bukan tanpa alasan, menurut Angga Dwimas Sasongko gerakan tersebut perlu dilakukan untuk mendukung gerakan melawan dirayakannya pelaku kekerasan seksual pada anak di media. "Pemberitahuan ini dimaksudkan untuk mendukung gerakan yang melawan dirayakannya pelaku kekerasan seksual pada anak di media-media, serta menjadi kesadaran bersama pentingnya media-media yang menghargai anak-anak kita," tambahnya.

Selain itu, kebijakan yang ia terapkan tersebut tidak hanya ditujukan kepada TV yang telah menayangkan Saipul Jamil. Tetapi juga kepada tv yang akan menayangkan sang pedangdut.

"Pemberhentian pembicaraan kesepakatan ini berlaku tidak hanya kepada stasiun TV yang sudah menayangkan, tapi juga stasiun TV lain yang nantinya melakukan tayangan serupa. Demikian pernyataan sikap kami. Terima kasih," pungkasnya.

Menurutnya, apa yang ia lakukan tersebut tidaklah berlebihan karena iatak ingin ada platform yang tidak empati pada korban dan anak-anak. "Gak lebay. Kami membuat film yang diinspirasi oleh anak-anak kami dan ditujukan kepada anak-anak Indonesia. Kami tidak ingin berbagi dg platform yang tidak memiliki empati pada korban dan anak-anak. They don't share the same value and vision. They don't deserve our work,<" tukasnya.

(wk/lail)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait