Ferry Irawan Sempat Lakukan Percobaan Bunuh Diri Karena Tak Kuat Hadapi Penyakit Langka Distonia
Instagram/ferryirawanofficial
Selebriti

Ferry Irawan menceritakan bagaimana dulu ia sempat melakukan percobaan bunuh diri karena sudah tak kuat menghadapi penyakit langka distonia yang dideritanya.

WowKeren - Ferry Irawan telah menderita penyakit langka Distonia sejak tahun 1999. Lantas belum lama ini ia menceritakan bagaimana perjuangannya dalam melawan sakitnya tersebut.

"Distonia itu sakit yang diderita satu banding satu juta orang. Distonia adalah penyakit langka yang menyerang syaraf motorik otak kecil. Kalau sudah kambuh, menyebabkan orang tersebut seperti penderita parkinson, tremor, tubuh bergerak di luar perintah otak," ucap Ferry Irawan saat hadir menjadi bintang tamu di kanal YouTube milik Melaney Ricardo.

Lantaran telah mengidap distonia stadium tiga, Ferry pun mengaku tak bisa melakukan apapun jika sakitnya kambuh. Pria berusia 44 tahun itu pun menceritakan bagaimana ia merasakan serangan pertama kali dari sakit Distonia.

"(Kalau kambuh) gerak di luar kendali, kepala miring, mulut ngeces terus. Makan enggak akan bisa, enggak bisa aktivitas lagi. Kalau kambuh, mau dipegang sama orang sekuat apa pun, akan tetap gerak kencang, kayak orang kejang tapi lebih kencang," jelasnya.

"Trigger-nya tahun 1999. Itu kena serangan pertama kali. Faktornya mungkin dulu syuting pernah dari Rabu jam 9 pagi, break-nya Kamis jam 11 siang, karena masih muda, kuat. Dulu kan belum ada stripping, adanya weekly, seminggu aku megang tiga sinetron sekaligus," terangnya.


Saat pertama kali melakukan check up ke dokter, Ferry disebut mengidap vertigo. Hingga kemudian Ferry merasakan kondisi kesehatannya semakin memburuk sampai harus melakukan CT Scan.

"Cuma lama-lama, posisi kepalaku miring sendiri. Terus diurut, enggak mau balik juga dia. Ke dokterlah, di-MRI, CT Scan, di situ tahu pembuluh darahku sudah pecah, tapi larinya bukan ke stroke. Sampai ke enam dokter baru tahu aku kena distonia," ujarnya.

Lantas di tahun 1999 hingga 2001, Ferry mulai putus asa untuk berjuang melawan sakitnya yang menurutnya semakin parah. Ia lantas melakukan percobaan bunuh diri.

"Terakhir itu aku pikir, sudah deh, aku suicide saja. Akhiri hidup aku saja. Kayaknya sudah, nih. Aku bentur-benturin kepala ke tembok, aku di depan ibuku sudah bilang, 'Aku sudah enggak kuat.' Pisau sudah aku giniin (diarahkan ke leher)," kenangnya.

(wk/lail)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait