Berhasil Bangkit, Reza Artamevia Ungkap Hikmah yang Didapat Usai Jalani Rehabilitasi
Instagram/rezaartameviaofficial
Selebriti
Kasus Narkoba Reza Artamevia

Reza Artamevia berhasil bangkit dari keterpurukan karena merasa berada di titik terendah saat terjerat kasus narkoba. Lantas kini ia membeberkan hikmah yang ia dapat selama menjalani rehabilitasi.

WowKeren - Penyanyi Reza Artamevia akhirnya menghirup udara bebas setelah menjalani 10 bulan penjara dipotong masa rehabilitasi narkoba sejak September 2020. Selama ini Reza Artamevia menjalani rehabilitasi di BNN Lido, Bogor.

Lantas baru-baru ini, Reza menceritakan hikmah yang didapat usai menjalani rehabilitasi tersebut. Perempuan pemilik nama lengkap Reza Artamevia Adriana Eka Suci ini mengaku kejadian tersebut membuat ia, anak dan juga keluarganya menjadi semakin dekat.

“Aku merasakan perubahan dari mereka, bahwa mereka, ‘oh, ibu gue mungkin kesepian’ kayak gitu, akhirnya sekarang itu jadi lebih guyup, lebih dekat banget,” kata Reza seperti dikutip dari kanal YouTube MAIA ALELDUL TV.

"Pada dasarnya kita dekat, tapi setelah itu jadi lebih dekat lagi, lebih terbuka lagi, lebih jujur lagi satu sama lain,” sambungnya. Sementara itu, pada kesempatan tersebut Reza juga menceritakan beberapa kegiatan positif yang ia lakoni selama berada di tempat rehabilitasi.


Reza menggambarkan bagaimana di sana ia menjadi bisa belajar banyak hal. Ibunda Aaliyah Massaid ini bahkan merasa seperti sedang mengenyam pendidikan di bangku kuliah karena juga diminta membuat makalah.

“Ibadah, olah raga, terus belajar. Seminar-seminar tentang macam-macam, apa sih adiksi, bagaimana membina hubungan sehat. Dan ada ustazah yang selalu ngasih, jadi kayak masuk pesantren juga, lucu sih, terus kita kaya kuliah. Bikin makalah, makalah, nulis,” paparnya.

Namun di sisi lain, Reza juga mengatakan bahwa ia merasa di titik terendah dalam hidupnya saat dirinya terseret kasus narkoba. Ia mengaku begitu menyesal karena kebodohannya itu membuat keluarganya bersedih.

"Titik terendah, kemarin itu, yang disekolahin itu. Yang membuat aku merasa di titik terendah bahwa aku membuat sedih membuat sakit keluargaku anak-anakku. Itu terendah," jelasnya. "Karena kebodohanku, saat itu. (Aku bangkit) karena dukungan dan cinta keluarga itu lagi. Mereka luar biasa. Anak-anak aku, adik-adik aku. Orangtuaku."

(wk/lail)

You can share this post!

Related Posts