Selain Karena Ekonomi, Rohimah Beber Alasan Lain Akhirnya Jual Rumah yang Dibangun Bersama Kiwil
Instagram/rohimah_alli
Selebriti

Rohimah mengatakan bahwa kini ia berniat menjual rumah yang dibangunnya bersama Kiwil saat masih menjadi suami istri. Rohimah lantas membeberkan alasan yang mendasari niatannya tersebut.

WowKeren - Setelah beragam masalah yang terjadi dalam rumah tangganya, Rohimah memutuskan untuk bercerai dengan Kiwil setelah 22 tahun menikah. Sayangnya, Kiwil tampaknya mulai menghilang dari tanggung jawab sebagai seorang ayah setelah bercerai.

Kiwil dikatakan menelantarkan anak-anaknya. Gara-gara hal tersebut, Rohimah pun kini jadi kebingungan mencari uang untuk memenuhi kebutuhan hidup hingga biaya sekolah anak-anaknya.

Kendati demikian, Rohimah pun kini memutuskan untuk menjual rumah yang dibangunnya bersama Kiwil. Selain karena faktor ekonomi, Rohimah juga mengaku ingin melupakan berbagai kenangan yang ia miliki bersama Kiwil di rumah tersebut.

“Karena memang sedikit banyaknya perceraian saya dengan Bang Kiwil kan baru sebentar, baru terhitung delapan bulan, terus perjalanan saya sama beliau di rumah itu kan selama enam tahun walaupun pernikahan saya hampir mau 23 tahun. Jadi di rumah itu memang benar-benar banyak kenangannya banget, bagi saya, bagi anak-anak saya,” ungkap Rohimah saat menjadi bintang tamu di program acara "Rumpi" Trans TV.


Di sisi lain, Rohimah merasa keputusan menjual rumah itu harus ia lakukan karena saat ini ia membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk sekolah ketiga anaknya. Bahkan Rohimah mengaku saat ini kedua anaknya yang masih bersekolah harus menunggak uang pendaftaran.

“Kan keadaan seperti kayak gini, saya di rumah dengan anak tiga, kondisinya mereka semua butuh biaya yang sangat mahal,” paparnya. Oleh karenanya, Rohimah berencana uang hasil penjualan rumah itu akan ia gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari juga sekolah anak-anaknya .

Selain itu, nantinya Rohimah juga akan membeli rumah baru yang lebih kecil dari rumahnya yang sekarang. “Jual rumah kan memang tidak seperti kacaang goreng ya, tapi tetap kita pasarin. Di satu sisi, saya jual rumah itu juga harus beli lagi dengan lebih kecil,” pungkasnya.

(wk/lail)

You can share this post!

Related Posts