KPK Lakukan OTT ke Bupati Kolaka Timur, Terungkap Baru 3 Bulan Lalu Dilantik
AFP
Nasional

KPK menangkap Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Medya Nur, pada Selasa (21/9) malam. Belum jelas perkara apa yang menjerat bupati yang baru dilantik 3 bulan lalu tersebut.

WowKeren - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada Selasa (21/9) malam. Kali ini yang terjaring adalah Bupati Kolaka Timur, Andi Medya Nur, yang diringkus bersama sejumlah pihak lain pada Selasa sekitar pukul 20.00 WITA.

"Benar, berdasarkan informasi yang kami terima, Selasa (21/9) sekitar jam 8 malam, tim KPK berhasil mengamankan beberapa pihak dalam kegiatan tangkap tangan," ujar Juru Bicara KPK, Ali Fikri, kepada Liputan 6 pada Rabu (22/9). "Terkait dugaan tindak pidana korupsi di wilayah Kabupaten Kolaka Timur, Sultra (Sulawesi Tenggara)."

Kendati demikian, Ali Fikri belum bisa menjelaskan detail perkara apa yang menjerat Andi Medya dan bagaimana perkembangan kasusnya saat ini. Sebab Andi Medya dan sejumlah pihak yang diringkus dalam OTT tersebut masih menjalani pemeriksaan di Direktorat Kriminal Khusus Polda Sultra.

"Saat ini para pihak yang ditangkap dan diamankan masih dalam proses permintaan keterangan oleh tim KPK," tutur Ali Fikri. Baru dari hasil pemeriksaan itulah nanti ditentukan status hukum apa yang disandang Andi Medya dalam kasus dugaan korupsi ini.


"KPK masih memiliki waktu untuk menentukan sikap dari hasil pemeriksaan yang saat ini masih berlangsung. Perkembangannya akan kami sampaikan lebih lanjut," imbuh Ali Fikri.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua KPK Firli Bahuri yang meminta publik sabar menanti hasil penyidikan tim. Yang jelas, Firli memastikan KPK tidak akan pandang bulu dalam menjerat pihak-pihak yang harus bertanggung jawab dalam sebuah kasus rasuah.

Sedangkan sejauh ini pihak KPK masih mengumpulkan barang bukti yang cukup untuk menjerat tersangka. "Siapapun pelakunya, kami tidak pandang bulu jika cukup bukti. Karena itu prinsip kerja KPK," tegas Firli.

Mengutip Tribun Sultra, Andi Medya Nur ditangkap KPK di Rumah Jabat. Penangkapan Andi Medya cukup mengejutkan lantaran dirinya baru dilantik pada 3 bulan lalu demi menggantikan bupati sebelumnya, Samsul Bahri Madjid, yang meninggal dunia setelah sebulan menjabat. Setelah ditangkap, Andi Medya langsung digiring ke Polda Sultra untuk diperiksa lebih lanjut.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts