WHO Ingatkan Indonesia Belum Keluar Dari Bahaya Meski Kasus COVID-19 Sudah Menurun
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Pada Rabu (22/9), Indonesia mencatat 2.720 kasus positif virus corona (COVID-19) baru. Dengan demikian, jumlah kumulatif infeksi COVID-19 di Tanah Air kini mencapai 4.198.678 kasus.

WowKeren - Kasus virus corona (COVID-19) harian di Indonesia saat ini telah menunjukkan penurunan. Pada Rabu (22/9), Indonesia mencatat 2.720 kasus COVID-19 baru, sehingga jumlah kumulatif infeksi corona di Tanah Air kini mencapai 4.198.678.

Meski demikian, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa penurunan kasus COVID-19 yang kini terjadi bukan berarti Indonesia telah keluar dari bahaya penularan virus corona. Penasihat Senior Direktur Jenderal WHO Diah Saminarsih mengingatkan bahwa masih banyak orang yang meninggal akibat COVID-19.

"Kalau sekarang Indonesia dalam kondisi kasus yang turun harus diingat, orang yang sakit itu membutuhkan resources kemudian tetap masih ada, banyak orang yang meninggal, artinya sama sekali belum keluar dari bahaya dan belum selesai sebenarnya (dari pandemi COVID-19)," tutur Diah dalam diskusi pada Rabu (22/9).

Adapun Indonesia mencatat 149 kasus kematian COVID-19 baru pada Rabu kemarin. Dengan demikian, jumlah kumulatif kasus kematian akibat COVID-19 di Tanah Air kini mencapai 140.954 kasus.


Meski demikian, Diah juga menilai bahwa penurunan kasus COVID-19 saat ini terjadi secara cukup signifikan. Hal ini diharapkan bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki pelaksanaan vaksinasi COVID-19.

"Kalau kita lihat sekarang lansia saja belum dan nakes saja belum semua, maka berarti sebenarnya membutuhkan upaya-upaya khusus untuk mereka mau divaksin," paparnya.

Pemerintah diharap bisa menerapkan sistem jemput bola bagi lansia yang kesulitan untuk mendatangi tempat vaksinasi COVID-19. Diah juga menilai pola tersebut dapat diterapkan dalam pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat rentan.

"Jadi saya kira ini saatnya memperbaiki, mengurut lagi dari depan apa yang kemarin belum diperbaiki, fundamental equity-nya agar betul-betul tercapai," pungkasnya.

Di sisi lain, Indonesia telah bebas zona merah COVID-19 per Minggu (19/9) lalu. Melansir data di covid19.go.id, per akhir pekan kemarin sudah tidak ada wilayah di Tanah Air yang masuk zona merah setelah Kota Banda Aceh berhasil "naik tingkat". Dengan kata lain, hanya terdapat zona oranye, kuning, dan hijau di Indonesia saat ini.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts