Usulan Mensos Risma Soal Anggaran Bencana Tak Terbatas Tuai Pro Kontra
Nasional

Banyak netizen yang tidak setuju dengan usulan Mensos Tri Rismaharini soal anggaran tidak terbatas. Alasannya, anggaran bisa jadi bakal lebih mudah dikorupsi.

WowKeren - Pembahasan seputar RUU Penanggulangan Bencana mulai dikebut sejak Maret 2020 lalu untuk membantu pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19. Pemerintah melalui Kementerian Sosial memutuskan bahwa nomenklatur Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tidak masuk dalam RUU Penanggulangan Bencana.

Menteri Sosial Tri Rismaharini menegaskan bahwa ia tidak bermaksud menghapus BNPB. Diakui Risma, ada perbedaan terkait materi kebencanaan, yakni bencana alam, bencana non alam, dan bencana sosial yang peraturannya harus dibuat terpisah.

"Yang jelas tidak ada niat pemerintah menghapus BNPB, tapi bahwa memang ini materinya berbeda," kata Risma di Komisi VIII DPR, Selasa (5/10). "Jadi kami ingin menyampaikan, ini menurut saya harus dipisah karena memang karakteristiknya berbeda, sangat berbeda."

Penyelenggaraan penanggulangan bencana alam nantinya dapat dilakukan oleh BNPB dan BPBD. Namun bencana lainnya yang disebabkan konflik sosial atau bencana sosial, maka penanganannya dapat dilakukan oleh kementerian atau lembaga.


Tidak sampai di situ, Risma juga mengusulkan agar anggaran kebencanaan bersifat tak terbatas karena sifatnya yang tidak bisa diukur. Ia pun mengaku sudah berkomunikasi dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani terkait anggaran kebencanaan ini.

"Kami sudah komunikasikan dengan Kemenkeu bahwa anggaran [kebencanaan] itu tidak ada batasnya," tambah Risma. "Kemudian untuk Pemprov atau Pemda itu diberikan minimal 1 persen, anggaran segitu itu besar kalau tidak ada bencana."

Usulan Risma soal anggaran kebencanaan tidak terbatas ini pun menuai pro kontra. Banyak netizen yang tidak setuju dengan usulan tersebut. Alasannya, anggaran bisa jadi bakal lebih mudah dikorupsi.

"Hahahhaha..sejak kapan anggaran unlimited??" sindir pemilik akun @puguh***yu. "Biar pejabatnya makin kaya... iya kan Bu?" sahut akun @herman***wan_. "Jangan nanti di maling sama juliari temen partai ibu," timpal akun @christ***793.

"Yakin gak ada korupsi?" komentar akun @musafi***tu. "Biar korupsinya tak terbatas juga," balas akun @jarbl***sky. "Gpp, biar keadilan sosial bg seluruh rakyat indonesia tercapai, gw dukung buk," tambah akun @maya***up.

(wk/diah)

You can share this post!

Related Posts