George Clooney Beber Alasan Tak Suka Kerja Kantoran Hingga Enggan Jadi Politisi
AFP/Geoff Robins
Selebriti

George Clooney akui tak suka bekerja di kantoran ataupun menjadi seorang politisi meski menyukai dunia politik. George ternyata memiliki alasan menarik ini.

WowKeren - Aktor senior Amerika George Clooney belum lama ini buka-bukaan soal kehidupan kariernya. Melalui wawancara bersama The Andrew Marr Show, George mengaku enggan menjadi seorang politisi meski dirinya senang mengikuti dunia politik.

Tak hanya itu, George rupanya juga tak mau bekerja sebagai staf atau pimpinan kantoran. Bukan tanpa alasan, George memiliki pertimbangan khusus mengapa ia lebih suka dengan dunia akting ketimbang duduk di kantor yang nyaman.

George mengatakan bekerja di luar sebagai seorang aktor merupakan pengalaman yang menyenangkan. Meski usianya sudah 60 tahun, George memutuskan untuk terus bekerja karena hal itu membuatnya senang.

"Saya sebenarnya ingin memiliki kehidupan yang menyenangkan," ungkap George. "Saya berusia 60 tahun tahun ini. Saya sempat berbincang dengan istri saya. Kami banyak bekerja."

George menganggap masa tuanya adalah tahun-tahun tenang. Ia tak dapat menghindari usianya yang terus bertambah sekalipun sering berolahraga. Itu mengapa, George membuat hidupnya semenyenangkan mungkin.


"Kita harus menganggap ini sebagai tahun-tahun tenang. Dalam 20 tahun, saya akan berusia 80 tahun. Ini adalah bilangan real. Tidak peduli seberapa banyak Anda berolahraga," tutur George. "Kita harus memastikan bahwa kita menikmati dan menjalani tahun-tahun ini dengan cara terbaik."

Yang mana menurut George, bekerja kantoran atau menjadi politisi hanya membuat hidupnya semakin tertekan. Bahkan ia menganggap mantan Presiden Amerika Serikat yakni Donald Trump tak sebaik seperti yang masyarakat dunia kira.

George mengaku telah mengenal sifat Trump jauh sebelum menjadi seorang Presiden. Menurut George, Trump hanyalah seorang pria yang suka mengejar para gadis cantik.

"Saya mengenalnya sebelum dia menjadi presiden," bebernya. "Dia hanya seorang pria yang mengejar gadis-gadis. Setiap kali Anda keluar, dia akan datang dan berkata, 'Siapa nama gadis itu?' Hanya itu dia."

George pun tak habis pikir tentang orang-orang yang menganggap Trump sebagai pemimpin nomor satu. Ia mengaku hanya menertawakan gagasan tersebut.

"Gagasan bahwa ada sekelompok orang yang berpikir bahwa dia adalah juaranya, yang tentu saja dia tidak tahan dalam kehidupan nyata," pungkas George.

(wk/Sisi)

You can share this post!

Related Posts