Bak 'Anti' COVID-19, Inggris Izinkan WNA Masuk Tanpa Tes PCR Mulai 24 Oktober
AFP
Dunia

Mulai 24 Oktober, Inggris mengizinkan pelaku perjalanan internasional yang sudah divaksin penuh untuk masuk ke negaranya tanpa kewajiban menjalani tes PCR maupun karantina.

WowKeren - Beberapa negara sudah berani membuka rute perjalanan internasional dengan berbagai pelonggaran. Termasuk mengurangi masa karantina, bahkan ada yang tidak mewajibkannya sama sekali.

Namun Inggris berani mengambil kebijakan yang lebih luar biasa. Sebab mulai 24 Oktober 2021 mendatang, Inggris mengizinkan pelaku perjalanan internasional masuk tanpa harus menjalani tes COVID-19 yang mahal seperti RT-PCR.

Tentu saja pelaku perjalanan yang boleh masuk harus sudah divaksin dosis penuh serta berasal dari negara risiko rendah COVID-19. Yang dimaksud negara risiko rendah adalah yang tidak termasuk dalam red list, termasuk baru-baru ini Indonesia "dibuang" dari daftar tersebut.

Kendati demikian, Inggris menerapkan tes lain yang harus dipenuhi oleh pelaku perjalanan internasional tersebut. Yakni mengikuti lateral flow test pada hari kedatangan di Inggris, atau maksimal sebelum memasuki hari kedua. Disebutkan bahwa lateral flow test dipatok dengan harga lebih murah serta menyajikan hasil tes yang lebih cepat.


"Menyingkirkan kewajiban tes PCR yang mahal diharapkan bisa mendongkrak industri pariwisata (di Inggris)," kata Menteri Perhubungan Inggris, Grant Shapps, dalam pernyataan resminya, dikutip dari Reuters pada Jumat (15/10). "Sekaligus menjadi langkah besar untuk menormalisasi perjalanan internasional dan mendorong orang untuk memesan paket liburan dengan kepercayaan diri."

Namun pemerintah Inggris tetap mengatur terkait pelaksanaan lateral flow test yang dimaksud. Yakni dilakukan di gerai-gerai swasta yang dicantumkan di laman resmi pemerintah.

Pemerintah Inggris sendiri menyediakan lateral flow test gratis untuk keperluan testing dan tracing namun pelaku perjalanan internasional tidak boleh menggunakannya. Selain itu, penumpang juga harus mengunggah potret mereka saat melakukan tes beserta kode booking untuk memverifikasi hasilnya nanti.

Apabila lateral flow test menunjukkan hasil positif, maka yang bersangkutan harus menjalani tes konfirmasi ulang menggunakan PCR yang disediakan oleh Layanan Kesehatan Nasional Inggris. Sedangkan bila lateral flow test menunjukkan hasil negatif maka bisa melanjutkan aktivitas.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts